KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK ABON IKAN KEMBUNG DENGAN PENAMBAHAN JANTUNG PISANG

Authors

  • Ardelia Nur Fauziyah Putri Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Sutrisno Adi Prayitno Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Amalia Rahma Universitas Muhammadiyah Gresik

DOI:

https://doi.org/10.30587/ghidzamediajurnal.v6i2.10514

Keywords:

Abon, Ikan Kembung, Jantung Pisang, Kimia, Organoleptik

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh formulasi ikan kembung dan jantung pisang terhadap karakteristik kimia dan organoleptik abon. Parameter yang dianalisis meliputi kadar protein, lemak, gula reduksi, kadar air, serat kasar, serta warna, aroma, rasa, dan tekstur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)  dengan empat formulasi dan enam ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan untuk kandungan kimia, serta Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney untuk organoleptik. Hasil menunjukkan penambahan jantung pisang berpengaruh signifikan terhadap karakteristik kimia dan organoleptik (p<0,05). Formulasi terbaik adalah F1 (75 g ikan kembung: 25 g jantung pisang) dengan kadar protein 36,86%, lemak 18,03%, gula reduksi 0,42%, kadar air 14,22%, dan serat kasar 1,61%. Formulasi F1 merupakan perlakuan dengan tingkat kesukaan tertinggi secara organoleptik. Penambahan jantung pisang membentuk tekstur berserat seperti abon daging dan menurunkan biaya produksi. Konsumsi 20 gram abon F1 direkomendasikan karena mencukupi kebutuhan protein dan serat, serta sesuai untuk konsumen dengan kebutuhan rendah gula.

Downloads

Published

2025-10-20 — Updated on 2025-10-21

Versions

How to Cite

Putri, A. N. F., Sutrisno Adi Prayitno, & Amalia Rahma. (2025). KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK ABON IKAN KEMBUNG DENGAN PENAMBAHAN JANTUNG PISANG. Ghidza Media Jurnal, 6(2), 40–54. https://doi.org/10.30587/ghidzamediajurnal.v6i2.10514 (Original work published October 20, 2025)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.