INTEGRASI NILAI ISLAM, TEKNOLOGI, DAN MULTIKULTURALISME SEBAGAI ARAH PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN SMP MUHAMMADIYAH 2 MANADO

Main Article Content

Muyassir Arif
Ishomuddin
Khozin

Abstract

Abstrak


 


Penelitian ini mengkaji integrasi strategis antara nilai-nilai Islam, teknologi, dan multikulturalisme dalam pengembangan kelembagaan di SMP Muhammadiyah 2 Manado. Sekolah ini menjadi studi kasus penting karena mampu beroperasi di masyarakat plural dan multireligius sekaligus mempertahankan identitas Islam di tengah tekanan modernisasi dan transformasi digital. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang praktik kelembagaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam menjadi kerangka dasar dalam pembentukan karakter dan panduan etika, membentuk budaya dan tata kelola sekolah. Nilai-nilai ini memastikan bahwa pemanfaatan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab, terarah, dan selaras dengan tujuan moral dan spiritual sekolah. Teknologi berperan sebagai alat inovasi pembelajaran, meningkatkan literasi digital guru dan siswa, serta memfasilitasi komunikasi untuk memperluas jangkauan inisiatif dakwah pendidikan. Secara paralel, sekolah menumbuhkan kesadaran multikultural yang kuat, tercermin melalui toleransi, kolaborasi lintas budaya, dan keterbukaan terhadap keberagaman. Pendekatan ini membentuk budaya sekolah inklusif yang selaras dengan prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin, mempersiapkan siswa untuk menghadapi beragam konteks sosial. Integrasi ketiga dimensi—nilai-nilai Islam, teknologi, dan multikulturalisme menciptakan ekosistem pendidikan modern yang harmonis dan berbasis nilai. Dengan demikian, SMP Muhammadiyah 2 Manado menjadi model pengembangan kelembagaan yang menghasilkan siswa yang memiliki dasar spiritual kuat, kompetensi digital, dan kesadaran budaya, mencerminkan pendekatan komprehensif terhadap pendidikan Islam abad ke-21. Temuan kunci penelitian dalam penelitian ini adalah integrasi Nilai-nilai Islam sebagai Fondasi Kelembagaan yaitu menjamin panduan moral dan spiritual dalam operasional sekolah, Digitalisasi dan Transformasi Pembelajaran & Manajemen yaitu upaya meningkatkan inovasi pendidikan, efisiensi, dan literasi digital dan Pengembangan Budaya Sekolah Inklusif dan Multikultural dengan mendorong toleransi, empati, dan pemahaman lintas budaya. Serta Sinergi Nilai, Teknologi, dan multikulturalisme sebagai model pendidikan Islam modern dengan menciptakan lembaga pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berakar pada nilai spiritual.


Kata kunci: Nilai-nilai Islam, Teknologi, Multikulturalisme, Pengembangan Kelembagaan, Pendidikan Islam

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Arif, M., Ishomuddin, & Khozin. (2026). INTEGRASI NILAI ISLAM, TEKNOLOGI, DAN MULTIKULTURALISME SEBAGAI ARAH PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN SMP MUHAMMADIYAH 2 MANADO. Tamaddun, 27(2), 079–089. Retrieved from https://journal.umg.ac.id/index.php/tamaddun/article/view/10919
Section
Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.