HUBUNGAN UMUR DAN BEBAN KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) (Studi Kasus di PT. Mekar Berseri Sempurna)
HUBUNGAN UMUR DAN BEBAN KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) (Studi Kasus di PT. Mekar Berseri Sempurna)
DOI:
https://doi.org/10.30587/jphsr.v7i2.12206Keywords:
Umur, Beban kerja, Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs)Abstract
Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan akibat kerja yang banyak ditemukan pada pekerja dengan aktivitas fisik dan manual handling. Umur dan beban kerja merupakan faktor yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya keluhan MSDs pada pekerja. Aktivitas pengangkatan dan pemindahan box ikan secara berulang pada pekerja PT. Mekar Berseri Sempurna berpotensi menimbulkan keluhan pada sistem muskuloskeletal.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan umur dan beban kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja PT. Mekar Berseri Sempurna.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 80 pekerja dengan sampel sebanyak 67 pekerja yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengukuran beban kerja fisik dilakukan menggunakan metode Cardiovascular Load (%CVL) dengan bantuan pulse oximeter, sedangkan keluhan MSDs diukur menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden berumur ≥ 35 tahun sebanyak 38 pekerja (56,7%), memiliki beban kerja sedang sebanyak 33 pekerja (49,3%), dan mengalami keluhan MSDs kategori tinggi sebanyak 34 pekerja (50,7%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan antara umur dengan keluhan MSDs



