HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA
DOI:
https://doi.org/10.30587/ghidzamediajurnal.v7i1.11586Keywords:
Balita, Pola Makan, Status GiziAbstract
Status gizi balita merupakan indikator penting pertumbuhan dan perkembangan anak yang sangat dipengaruhi oleh asupan makanan. Pola makan yang tidak adekuat dapat berkontribusi terhadap terjadinya masalah gizi dan mengganggu proses tumbuh kembang pada masa awal kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan balita dengan status gizi balita di Desa Sumberrejo Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 32 ibu dan balita yang dipilih menggunakan probability sampling. Data pola makan balita dikumpulkan menggunakan lembar observasi, sedangkan status gizi dinilai melalui indikator antropometri. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki pola makan kurang (40,6%), dan setengah dari balita memiliki status gizi baik (50%). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa pola makan kurang lebih banyak ditemukan pada balita dengan status gizi kurang. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan balita dengan status gizi balita (p=0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola makan balita berhubungan secara signifikan dengan status gizi balita. Edukasi gizi bagi ibu, pemantauan rutin di posyandu, dan penyuluhan tentang pemberian makan seimbang perlu diperkuat untuk meningkatkan status gizi balita.
Downloads
Downloads
Published
Versions
- 2026-04-30 (2)
- 2026-04-30 (1)