STUDI DESKRIPTIF KANDUNGAN MINERAL (FE DAN K) PADA FORMULASI BUBUK PANGAN LOKAL BERBASIS NANAS, BIJI KURMA, DAN KULIT BUAH NAGA
DOI:
https://doi.org/10.30587/ghidzamediajurnal.v7i1.11545Keywords:
Besi, Bubuk Pangan Lokal, Biji Kurma, Kulit Buah Naga, NanasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kandungan mineral besi (Fe) dan kalium (K) pada empat formulasi bubuk pangan lokal berbasis nanas (Ananas comosus), biji kurma (Phoenix dactylifera), dan kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus). Formulasi terdiri dari P1 (90% nanas + 5% biji kurma + 5% kulit buah naga), P2 (80% nanas + 10% biji kurma + 10% kulit buah naga), P3 (70% nanas + 15% biji kurma + 15% kulit buah naga), dan P4 (60% nanas + 20% biji kurma + 20% kulit buah naga). Analisis kadar besi (Fe) dilakukan menggunakan metode spektrofotometri pada panjang gelombang 510 nm, sedangkan analisis kalium (K) menggunakan metode titrimetri. Hasil analisis menunjukkan kadar Fe rata-rata berkisar antara 0,412–0,561 ppm, dengan tren peningkatan seiring penambahan proporsi biji kurma dan kulit buah naga. Kadar kalium rata-rata berkisar antara 7,455–22,365 mg/10 g sampel, dengan peningkatan signifikan pada formulasi P3 dan P4. Formulasi P4 menghasilkan kandungan Fe (0,561 ppm) dan K (22,365 mg) tertinggi. Penelitian ini mengindikasikan bahwa penambahan biji kurma dan kulit buah naga secara proporsional berkontribusi positif terhadap peningkatan kandungan mineral, khususnya Fe dan K, pada produk bubuk pangan lokal.
Downloads
Downloads
Published
Versions
- 2026-04-30 (2)
- 2026-04-30 (1)