KEMAMPUAN INDEKS MASSA TUBUH UNTUK SKRINING DISGLIKEMIA BERDASARKAN KADAR GLUKOSA PLASMA PUASA PADA ORANG DEWASA DENGAN KELEBIHAN BERAT BADAN (OVERWEIGHT/OBESITAS): STUDI CROSS-SECTIONAL YANG DISESUAIKAN TERHADAP USIA DAN JENIS KELAMIN)

Authors

  • Muhammad Aldhi Ainul Yaqiin Poltekkes Kemenkes Palangka Raya
  • Firda Sahdani Poltekkes Kemenkes Palangka Raya
  • Reri Noor Amelia Poltekkes Kemenkes Palangka Raya
  • Neni Sri Rahayu Poltekkes Kemenkes Palangka Raya
  • Barto Mansyah Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.30587/ghidzamediajurnal.v7i1.11546

Keywords:

Disglikemia, Gula Darah Puasa, Indeks Massa Tubuh, Obesitas, Berat Badan Lebih

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan indeks massa tubuh (IMT) dalam mendeteksi disglikemia berdasarkan gula darah puasa (GDP) pada orang dewasa dengan berat badan berlebih dan obesitas setelah penyesuaian usia dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan potong lintang pada 70 orang dewasa dengan IMT >24,9 kg/m² yang berasal dari wilayah kerja beberapa puskesmas dan rumah sakit di Kota Palangka Raya pada bulan November 2022. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, IMT, dan GDP setelah puasa 8–10 jam. Kemampuan IMT dalam mendeteksi disglikemia dianalisis menggunakan receiver operating characteristic untuk memperoleh nilai area under the curve (AUC), menentukan titik potong optimal berdasarkan indeks Youden, serta menghitung sensitivitas, spesifisitas, nilai duga positif, dan nilai duga negatif. Hubungan IMT dengan disglikemia setelah penyesuaian usia dan jenis kelamin dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata usia subjek adalah 28,56 ± 9,41 tahun, rerata IMT 30,91 ± 4,73 kg/m², dan rerata GDP 166,27 ± 67,30 mg/dL. Sebagian besar subjek termasuk kelompok disglikemia, yaitu 81,4%. Nilai AUC IMT untuk mendeteksi disglikemia adalah 0,449 dengan titik potong optimal 36,0 kg/m², sensitivitas 17,5%, spesifisitas 100%, nilai duga positif 100%, dan nilai duga negatif 21,7%. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa IMT tidak berhubungan bermakna dengan disglikemia setelah penyesuaian usia dan jenis kelamin (OR 1,02; 95% CI 0,89–1,17; p=0,746). Penelitian ini menyimpulkan bahwa IMT memiliki kemampuan yang rendah dalam mendeteksi disglikemia berdasarkan GDP pada orang dewasa dengan berat badan berlebih dan obesitas, sehingga IMT belum memadai bila digunakan sebagai alat skrining tunggal.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-04-30 — Updated on 2026-04-30

Versions

How to Cite

Yaqiin, M. A. A., Sahdani, F., Amelia, R. N., Rahayu, N. S., & Mansyah, B. (2026). KEMAMPUAN INDEKS MASSA TUBUH UNTUK SKRINING DISGLIKEMIA BERDASARKAN KADAR GLUKOSA PLASMA PUASA PADA ORANG DEWASA DENGAN KELEBIHAN BERAT BADAN (OVERWEIGHT/OBESITAS): STUDI CROSS-SECTIONAL YANG DISESUAIKAN TERHADAP USIA DAN JENIS KELAMIN). Ghidza Media Jurnal, 7(1), 106–123. https://doi.org/10.30587/ghidzamediajurnal.v7i1.11546

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.