IMPLEMENTASI PELATIHAN BERKELANJUTAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERBASIS MAGGOT Hermetia illucens DI SDN LAJUK PORONG
DOI:
https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v7i4.10843Keywords:
black soldier fly, maggot, pengolahan sampah, sampah organik, siswa sekolah dasarAbstract
Sampah organik merupakan sisa dari proses pengolahan makanan yang dihasilkan baik saat produksi berlangsung maupun setelahnya. Jika tidak dikelola dengan benar, sampah ini dapat membusuk dan menimbulkan pencemaran lingkungan. Salah satu cara inovatif dan ramah lingkungan untuk mengatasinya adalah dengan memanfaatkan larva black soldier fly (Hermetia illucens) atau maggot. Larva ini mampu mengurai sampah organik dalam jumlah besar, bahkan berkali lipat dari berat tubuhnya sendiri. Selain berfungsi mengurangi limbah, maggot juga menghasilkan sumber protein alami yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak, sedangkan sisa penguraiannya atau kasgot dapat digunakan sebagai pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian. Melalui metode ini, sampah organik tidak hanya berkurang, tetapi juga memberikan nilai ekonomi baru. Oleh sebab itu, penting untuk mengenalkan pengelolaan sampah organik berbasis maggot sejak di bangku Sekolah Dasar agar siswa terbiasa menjaga lingkungan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pelatihan kepada siswa SDN Lajuk Porong, Sidoarjo, mengenai pengolahan sampah organik berbasis maggot dari Black Soldier Fly (BSF). Program diawali dengan penyuluhan untuk mengenalkan jenis-jenis sampah serta cara pengelolaannya agar siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Setelah itu, para siswa dilibatkan secara aktif dalam kegiatan penetasan maggot dan praktik pengolahan sampah organik menggunakan maggot BSF. Selama satu bulan pelaksanaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan lanjutan yang meliputi pengolahan kasgot, proses pengeringan dan pengemasan maggot, serta pemanfaatannya. Melalui kegiatan ini, siswa SDN Lajuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan sampah organik dan nonorganik, serta mengenal siklus hidup maggot. Mereka juga mampu mempraktikkan pengolahan sampah organik mulai dari tahap persiapan bahan, pemberian pakan maggot, hingga pengolahan hasil panen. Selain itu, siswa belajar mengolah kasgot menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman. Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya memperluas wawasan siswa tentang pengelolaan sampah ramah lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan serta menanamkan nilai-nilai kewirausahaan sejak usia dini.
References
Anokye, K. (2025). Black soldier fly larvae (Hermetia illucens) as a circular solution for organic waste management. Journal of Insect Science, (In Press). https://doi.org/10.1016/j.wasman.2024.1002143
Bosch, G., Swann, L., Preston, T., Mcmillan, L., & Hendriks, W. H. (2024). Nutritional quality and digestibility of black soldier fly larvae meal in diets for companion animals: A systematic review. Animals, 14(2), 215. https://doi.org/10.3390/ani14020215
Chiam, Z., Lee, J. T. E., Tan, J. K. N., Song, S., Arora, S., Tong, Y. W., & Tan, H. T. W. (2023). Larval frass of Hermetia illucens as organic fertilizer: Composition, agronomic value and in-vitro biofungicidal activity. Agronomy, 12(8), 1765. https://doi.org/10.3390/agronomy12081765
Fahri, M., Juwita, A., & Prasetyo, R. (2023). Pelatihan pengolahan sampah organik sebagai upaya peningkatan literasi lingkungan siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(1), 12–20.
Green, T., & Popa, D.-M. (2023). A biochemical analysis of black soldier fly (Hermetia illucens) larval frass plant growth promoting activity. PLOS ONE, 18(7), e0288913. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0288913
Nurhayati, S., Maulana, A., & Hidayat, M. (2023). Environmental literacy strengthening through Pancasila student profile-based projects in elementary schools. International Journal of Instruction, 16(2), 427–440. https://doi.org/10.29333/iji.2023.16224a
Nyumba, T. O., Wilson, K., Derrick, C. J., & Mukherjee, N. (2018). The use of focus group discussion methodology: Insights from environmental studies. Methods in Ecology and Evolution, 9(1), 20–32. https://doi.org/10.1111/2041-210X.12860
Rahman, M., Islam, S., Chowdhury, H., & Dutta, A. (2024). Navigating the contemporary landscape of food waste: Variations between developed and developing nations. Heliyon, 10(8), e24991. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e24991
Rahmawati, N., & Putra, R. Y. (2024). Improving students’ ecological awareness through school- based waste management programs: A quasi-experimental study. Journal of Environmental Education Research, 10(1), 55–70.
Rosdiana, R. (2024). Organic waste management behaviour through cultivating black soldier fly (BSF). Jurnal Info Kesehatan, 22(1), 72–81. https://doi.org/10.31965/infokes.Vol22Iss1.1450
Sagi, N., Ganor, M., & Berkowitz, B. (2021). Arthropods as the engine of nutrient cycling in arid ecosystems. Insects, 12(8), 726. https://doi.org/10.3390/insects12080726
Surendra, K. C., Tomberlin, J. K., van Huis, A., Cammack, J. A., Heckmann, L.-H., & Khanal, S. K. (2020). Rethinking organic wastes bioconversion: Evaluating the potential of black soldier fly larvae. Waste Management, 117, 58–80. https://doi.org/10.1016/j.wasman.2020.07.050
Waluyo, M. (2023). Circular economy and food waste problems in Indonesia. Cogent Environmental Science, 9(1), 2202938. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2202938
Yunita, S. M., Siwiendrayanti, A., & Nurjanah, N. (2024). Utilization of black soldier fly larvae in processing expired food waste with various composition. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 21(3), 712–721. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v21i3.712-721
Zheng, S., Li, R., Huang, Y., Zhao, C., & Wang, L. (2025). Gut microbiome of black soldier fly larvae for efficient conversion and purification of organic waste: An environmentally friendly bioprocessing approach. The Innovation Life, 3, 100134. https://doi.org/10.59717/j.xinn- life.2025.100134

