PELATIHAN STRATEGI SEGMENTING TARGETING POSITIONING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGEMBANGAN BISNIS PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH 5 GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v7i4.11081Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mengembangkan bisnis secara strategis, khususnya pada aspek pemasaran. SMK Muhammadiyah 5 Gresik telah memiliki produk unggulan berupa pupuk organik yang dihasilkan melalui pembelajaran praktik, namun pengembangannya belum didukung oleh pemahaman strategi pemasaran yang sistematis. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan kompetensi kewirausahaan siswa melalui pelatihan strategi Segmenting, Targeting, dan Positioning (STP). Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik dalam mengembangkan bisnis produk pupuk organik melalui pemahaman dan penerapan strategi STP. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif dengan model learning by doing. Pelatihan dilaksanakan secara luring melalui seminar, studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi praktik. Tahapan kegiatan meliputi pengenalan konsep STP, praktik segmentasi pasar, penentuan target pasar dan strategi positioning, serta penyusunan mini business plan berbasis STP. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap strategi pemasaran dan kemampuan merancang pengembangan bisnis secara lebih terarah. Siswa mampu mengidentifikasi segmen pasar potensial, menentukan target konsumen yang relevan, serta merumuskan positioning produk pupuk organik yang memiliki pembeda dibandingkan produk sejenis. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan pola pikir siswa menuju kewirausahaan yang lebih strategis dan berorientasi pasar. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan strategi STP efektif dalam meningkatkan kemampuan pengembangan bisnis siswa SMK. Program ini berpotensi menjadi model penguatan pembelajaran kewirausahaan vokasi yang aplikatif dan berkelanjutan, serta dapat direplikasi pada sekolah kejuruan lain dengan karakteristik serupa

