Pengembangan Alat Penanam Padi Otomatis Menggunakan Model Kano
DOI:
https://doi.org/10.30587/matrik.v26i1.8809Keywords:
model kano, musculoskeletal disorders, OWAS, penanam padi otomatisAbstract
Aktivitas penanaman padi di Desa Harapan Jaya masih dilaksanakan secara manual. Hal ini dapat mengakibatkan risiko Musculosleketal Disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah merancang alat penanam padi yang ergonomis berbasis teknologi untuk meminimalisir risiko MSDs. Penilaian risiko MSDs dilakukan dengan Metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS). Level risiko yang terjadi saat melakukan aktivitas penanaman padi secara manual termasuk dalam level risiko kategori 3, yaitu sikap ini berbahaya pada sistem musculoskeletal, postur kerja mengakibatkan pengaruh ketegangan yang sangat signifikan, sehingga perlu perbaikan segera mungkin. Perbaikan dilakukian dengan merancang alat penanam padi otomatis. Dalam penelitian ini digunakan Model Kano untuk menentukan spesifikasi produk yang dibutuhkan oleh pengguna. Atribut produk alat penanam padi yang terpilih untuk memenuhi kepuasan pengguna, yaitu kategori must-be terdiri dari fitur penyimpanan barang, fitur pengatur jarak tanam, kemudahan diperasikan dalam tanah berlumpur, dan kemudahan alat untuk dibawa. Kategori one dimensional terdiri dari kepraktisan alat, ketahanan material, keergonomisan ukuran alat, desain minimalis, dan warna yang menarik. Kategori attractive, yaitu terdapat tombol on/off untuk menyalakan alat. Hasil rancangan yang dihasilkan pada penelitian ini adalah alat penanam padi otomatis yang memiliki rangka yang terbuat dari besi hollow galvanis, digerakkan dengan motor listrik, memiliki empat lajur tanam, memiliki warna bervariasi, dan kutinggian alat yang dapat disesuaikan, dan terdapat fitur pengatur jarak tanam.
References
[1] W. E. Pertiwi, A. Annissa, R. Lenardi, and S. Rahayu, “Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Petani Sawah,” J. Semesta Sehat, vol. 2, no. 1, pp. 19–25, 2022.
[2] S. Singh and R. Arora, “Ergonomic Intervention for Preventing Musculoskeletal Disorders among Farm Women,” J. Agric. Sci., vol. 1, no. 2, pp. 61–71, 2010, doi: 10.1080/09766898.2010.11884655.
[3] U. Paman, S. Bahri, Asrol, Khairizal, and H. A. Wahyudy, “Farm machinery development and utilization system policies for small-scale rice farming,” Int. J. Adv. Sci. Eng. Inf. Technol., vol. 8, no. 3, pp. 701–707, 2018, doi: 10.18517/ijaseit.8.3.1758.
[4] D. N. V. Chaitanya, S. Arunkumar, G. B. Akhilesh, G. Saikiran Kumar, and K. N. V. S. Avinash Babu, “Design of Rice Transplanter,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 377, no. 1, 2018, doi: 10.1088/1757-899X/377/1/012037.
[5] N. B. Agus Sutanto, Nilda Tri Putri, “Kaji Analisis Penentuan Karakteristik Perontok Gabah (Thresher) Dengan Pendekatan Model Kano(Kasus: Ikm Alsintan Sumbar),” Semin. Nas. Rekayasa dan Teknol. Manufaktur 2016, pp. 1–8, 2016.
[6] M. Meri, D. R. Alkadri, and R. Linda, “Analisis Postur Kerja Operator Mesin Pemanen Padi (Combine Harvester) Dengan Metode OWAS di UMKM Heka Family Sijunjung,” Fusion J. Res. Eng., vol. 1, no. April, pp. 1–10, 2024.
[7] K. Grzybowska, “An OWAS-based Analysis of Storekeeper Workloads,” Logist. Transp., vol. 1, no. 10, pp. 57–64, 2010, [Online]. Available: http://logistics-and-transport.eu/index.php/main/article/view/137.
[8] K. Grzybowska, “An OWAS -based Analysis of Storekeeper Workloads An OWAS-based Analysis of Storekeeper Workloads,” no. January 2010, pp. 129–140, 2014.
[9] D. Olsen, The Lean Product Playbook: How to Innovate with Minimum Viable Products and Rapid Customer Feedback. 2015.
[10] F. Jabnabillah and N. Margina, “Analisis korelasi pearson dalam menentukan hubungan antara motivasi belajar dengan kemandirian belajar pada pembelajaran daring,” no. 1, pp. 14–18, 2022.
[11] H. Puspasari and W. Puspita, “Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa terhadap Pemilihan Suplemen Kesehatan dalam Menghadapi Covid-19 Validity Test and Reliability Instrument Research Level Knowledge and Attitude of Students Towards ,” vol. 13, pp. 65–71, 2022.
[12] P. P. Dewi, “Rancang Bangun Modifikasi Tempat Sampah Kertas Menggunakan Pendekatan Kano Model Dan Metode Quality Function Deployment (QFD),” J. Khatulistiwa Inform., vol. 3, no. 2, pp. 124–133, 2015.
[13] M. A. N. Wahyudien, “Rancang Bangun Prototype Alat Pembersih Runway Pada Bandar Udara Ds Dengan Model Kano Dan Metode Quality Function Deployment (QFD),” Metod. J. Tek. Ind., vol. 9, no. 1, pp. 34–47, 2023.
[14] M. Zyahri and H. Purnomo, “Pengembangan Desain Produk Trolley Menggunakan Metode Kano,” J. Penelit., pp. 122–129, 2020.
[15] K. T. Ulrich and S. D. Eppinger, Product design and development. 2022.
Downloads
Published
Versions
- 2025-10-01 (2)
- 2025-09-29 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aprilia Tri Purwandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






