Analisis Pengendalian Waktu Dan Anggaran Biaya Menggunakan Metode Earned Value pada Proyek Rehabilitasi Gedung Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gresik
DOI:
https://doi.org/10.30587/jtsl.v2i1.9658Keywords:
Metode earned value, biaya, waktuAbstract
Kegiatan yang memiliki tujuan tertentu dengan waktu yang terbatas serta memerlukan perencanaan matang agar selesai tepat waktu dan sesuai anggaran merupakan pengertian dari proyek. Dalam proyek rehabilitasi, perencanaan mencakup material bermutu, efisiensi biaya dan waktu, serta desain yang baik. Proyek yang mengalami penyimpangan waktu dan biaya menunjukkan bahwa proyek tersebut tidak dikelola dengan baik, sehingga metode Earned Value berguna sebagai pengukur kinerja proyek berdasarkan progres fisik dan anggaran. Penelitian ini menggunakan metode Earned Value pada proyek Rehabilitasi Gedung Dinas Cipta Karya Kabupaten Gresik. Hasilnya, pada minggu ke-20, proyek lebih hemat biaya dengan CV Rp 46.445.479,86 dan lebih cepat dari jadwal dengan SV Rp 36.560.067,54. Nilai CPI (1,047) dan SPI (1,036) menunjukkan efisiensi biaya dan waktu. Total biaya akhir diperkirakan Rp 997.430.000, memberikan keuntungan Rp 46.445.479,86 dari rencana biaya Rp 1.043.875.479,86. Proyek selesai dalam 138 hari, lebih cepat 12 hari dari jadwal 150 hari.