FAKTORv DOMINAN YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN GASTROENTERITIS PADA ANAK BALITA (STUDI DI PUSKESMAS SANGKAPURA BAWEAN)
FAKTOR DOMINAN YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN GASTROENTERITIS PADA ANAK BALITA (STUDI DI PUSKESMAS SANGKAPURA BAWEAN)
DOI:
https://doi.org/10.30587/jphsr.v7i1.12195Keywords:
Gastroenteritis, Pengolahan makanan dan minuman, Pemberian ASI Eksklusif,, Kebersihan lingkungan, Kualitas air bersihAbstract
Latar belakang: Gastroenteritis merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada anak usia 1–5 tahun yang berpotensi menyebabkan dehidrasi, malnutrisi, bahkan kematian apabila tidak ditangani secara adekuat. Tingginya kejadian gastroenteritis pada balita umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan dan perilaku, seperti kebersihan lingkungan rumah, kualitas air bersih, perilaku cuci tangan ibu, pemberian ASI eksklusif, serta pengolahan makanan dan minuman.
Tujuan: Menganalisis hubungan antara faktor kebersihan lingkungan rumah, kualitas air bersih, perilaku cuci tangan ibu, pemberian ASI eksklusif, serta pengolahan makanan dan minuman dengan kejadian gastroenteritis pada anak balita di Puskesmas Sangkapura Bawean, serta menentukan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian gastroenteritis.
Metode: Pendekatan kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian melibatkan ibu pada anak usia 1-5 tahun di Puskesmas sangkapura menggunakan dengan sampel sebanyak 120 ibu yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, analisis uji regresi logistik biner.
Hasil: Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif berpengaruh signifikan dengan p-value (0,006) (OR=10,961; 95% CI: 2,008–59,842).
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara usia ibu, usia balita, dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian gastroenteritis pada anak balita di Puskesmas Sangkapura Bawean, dengan pemberian ASI eksklusif sebagai faktor yang paling dominan.



