Pentingnya Bermain dalam Proses Belajar Anak Usia 3-4 Tahun Di KB Islam Tunas Bakti 4 YPBWI Gresik
DOI:
https://doi.org/10.30587/jieec.v8i1.11522Keywords:
Pentingnya Bermain, Proses Belajar, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan bermain dalam proses belajar anak usia 3–4 tahun di KB Islam Tunas Bakti 4 YPBWI Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tematik. Subjek penelitian terdiri atas guru, kepala sekolah, orang tua, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas bermain, serta dokumentasi berupa RPP dan catatan perkembangan anak. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui prosespengodean dan pengelompokan tema.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain berkontribusi positif terhadap perkembangan anak, khususnya pada aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan motorik. Anak menunjukkan peningkatan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, kepercayaan diri, serta keterampilan motorik melalui berbagai bentuk permainan, seperti bermain balok, permainan peran, puzzle, dan permainan sensorik. Pendekatan belajar sambil bermain juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak.Dukungan guru, lingkungan belajar yang kondusif, dan keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran berbasis bermain. Meskipun terdapat kendala dalam pengelolaan waktu dan kelas, metode bermain terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak secara holistik.



