PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) DI POLYBAG
DOI:
https://doi.org/10.30587/tropicrops.v9i1.11380Keywords:
Pakcoy, Konsentrasi, Frekuensi, POC D.I.GrowAbstract
Produktivitas pakcoy sering mengalami penurunan akibat rendahnya ketersediaan unsur hara tanah, karena penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen pakcoy adalah dengan penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) dan pengaplikasian dengan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi konsentrasi dan frekuensi aplikasi POC D.I Grow terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy yang ditanam dalam polybag. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu konsentrasi POC D.I. Grow (P) dengan 3 taraf dan frekuensi aplikasi (F) dengan 3 taraf, kedua faktor tersebut kemudian dikombinasikan sehingga diperoleh 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali . Faktor pertama dosis POC D.I. Grow (P) yang terdiri atas P0 (tanpa pupuk POC), P1 (POC 5 ml/liter air), dan P2 (POC 7,5 ml/liter air). Faktor kedua frekuensi aplikasi (F) yang terdiri atas F1 (Frekuensi Aplikasi 1 kali), F2 (Frekuensi Aplikasi 2 kali), dan F3 (Frekuensi Aplikasi 3 kali). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar gram/tanaman, bobot konsumsi gram/tanaman, bobot segar petak/gram, dan bobot segar ton/ha. Analisis data menggunakan Anova, Uji DMRT 5%, dan uji korelasi. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan interaksi perlakuan berbagai konsentrasi dan frekuensi aplikasi POC D.I. Grow terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Perlakuan terbaik dihasilkan oleh kombinasi perlakuan P2F3 (konsentrasi 7,5 ml dengan frekuensi 3 kali) dengan tinggi tanaman 19,94 cm, jumlah daun 13,78 helai daun, bobot segar 48,22 gram/tanaman, bobot konsumsi 36,22 gram/tanaman, bobot segar per petak 289,33 gram/tanaman dan bobot segar 12,06 ton/ha.