UJI KERAGAAN PERTUMBUHAN BEBERAPA KLON UNGGUL HARAPAN TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI POLYBAG
DOI:
https://doi.org/10.30587/tropicrops.v8i2.10629Keywords:
Pertumbuhan, hasil, klon tebuAbstract
Sebagai komoditas industri strategis, tanaman tebu memegang peranan penting di Indonesia. Namun, produktivitasnya masih terganggu oleh terbatasnya varietas unggul yang tersedia. Kebanyakan varietas unggul yang ditanam petani memiliki sifat masak lambat, yang menyebabkan kemasakan tanaman tidak seragam saat panen. Kondisi ini berujung pada menurunnya potensi hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nyata keragaan pertumbuhan beberapa klon unggul harapan tanaman tebu. Dalam penelitian ini, digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial mencakup 18 klon unggul harapan, yaitu klon unggul harapan JW01, SB03, SB04, SB11, SB12, SB19, SB20, SB27, SB28, SB30, SB31, SB32, SB33, SB34, SB35, SBHijau, SBX, SB200, umur dua bulan. Analisis data menggunakan ANOVA dengan uji F 5%, jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan analisis BNT 5%. Hasil penelitian pada umur 32 MST terdapat perbedaan nyata pada rerata tinggi batang tertinggi pada SB200 sebesar 290,83 cm. Terdapat perbedaan nyata pada rerata diameter batang tertinggi pada SB04 sebesar 4,68 cm. Terdapat perbedaan nyata pada rerata jumlah batang tertinggi pada JW01 sebesar 8,17 batang. Terdapat perbedaan nyata pada rerata jumlah daun tertinggi pada SB200 sebesar 28,67 helai. Terdapat perbedaan nyata pada rerata brix pada umur 36 MST rerata brix tertinggi pada SB28 sebesar 23,47 °Bx. Terdapat perbedaan nyata pada rerata bobot batang pada umur 36 MST rerata bobot batang tertinggi pada SB04 sebesar 1,83 kg/batang atau apabila di konversikan 196,42 ton/ha. Hubungan antara tinggi batang dengan jumlah daun memiliki nilai korelasi 0,968 dengan nilai sig 0,000, hubungan antara dua variabel tersebut menunjukkan signifikan, berkorelasi dengan kuat dan searah.