Pendekatan Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) Berbasis Six Sigma Untuk Mengurangi Cacat Produksi di PT XYZ

Authors

  • Regan Fadhillah
  • Wahyudin Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Nurul Hidayati Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Naufal Rabbani Sumitra Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.30587/matrik.v26i2.11350

Keywords:

FMEA, Industri manufaktur karet, Lean six sigma, Pengendalian kualitas, Produk cacat

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya tingkat cacat produksi yang relatif tinggi pada produk Dust Cover dan Bracket Rubber yang berpotensi menurunkan kualitas produk serta meningkatkan biaya produksi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kecacatan, mengidentifikasi penyebab dominan cacat, serta mengevaluasi kapabilitas proses produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penerapan metode Six Sigma melalui tahapan Define, Measure, Analyze, dan Improve. Alat analisis yang digunakan meliputi diagram Pareto, perhitungan DPMO, Level Sigma, serta Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab cacat utama berasal dari faktor manusia dan proses produksi. Nilai Level Sigma yang diperoleh menunjukkan bahwa proses produksi masih berada pada kategori cukup baik namun memerlukan perbaikan berkelanjutan. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan pengawasan proses dan pelatihan operator

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] M. Saifullah Nasik and A. Pusakaningwati, “Analisis pengendalian cacat produk begel motor dengan metode Six Sigma di UMKM IMVSPEEDSHOP,” Jurnal Terapan Teknik Industri, vol. 6, no. 2, pp. 189–202, 2025, doi: 10.37373/jenius.v6i2.

[2] Najma Tsaqif Al Fasya and Nur Muflihah, “Pendekatan Lean Six Sigma Untuk Meningkatkan Kualitas Produk (Studi Kasus Pt.Karya Jati Global),” Jurnal Penelitian Bidang Inovasi & Pengelolaan Industri, vol. 5, no. 1, pp. 76–86, Sep. 2025, doi: 10.33752/invantri.v5i1.10425.

[3] M. rafi faizal bachri and R. Fauzi, “Jurnal Teknik Industri Analisis Produk Cacat Scratch Pada Proses Perakitan Di PT. PIN Dengan Metode DMAIC,”Jurnal Teknik Industri, vol. 6, no. 01, pp. 25–34, 2025.

[4] Siska Apri Andita, Siti Rahayu, and Hasyrani Windyatri, “Penerapan DMAIC Six Sigma dan FMEA Untuk Meningkatkan Kualitas Produk di PT XYZ Menuju Zero Defect,” Jurnal KaLIBRASI : Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri, vol. 8, no. 2, pp. 58–69, Jul. 2025, doi: 10.37721/kalibrasi.v8i2.1620.

[5] E. Hariyanto and H. Purba, “Analisis Penurunan Defect Produk Rubber House Pada Proses Produksi dengan Metode Lean Six Sigma di Perusahaan Manufacture Rubber,” Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering, vol. 7, pp. 2988–4284, 2025, doi: 10.22441/MBCIE.2025.34212.

[6] Setiawan, T. N. Wiyanto, H. Herlambang, D. Nasihardani, and H. S. D. Putri, “The Reduction of Paint Defects Through DMAIC Approach to Improve Product Quality in the Automotive Industry,” Jurnal Teknologi dan Manajemen, vol. 23, no. 1, pp. 18–27, 2025, doi: 10.52330/jtm.v23i1.418.

[7] A. Nathanael Sitanggang, “Application of Lean Six Sigma and Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) to Reduce Waste Defects in The Paper Slitting Production Process on Release Liner at Paper Manufacturing Company,” International Journal of Economics Development Research, vol. 6, no. 3, pp. 1813–1831, 2025.

[8] Handy Natan Permana and Dwi Sukma Donoriyanto, “Penerapan Metode Six Sigma dan Failure Mode Effect Analyze Untuk Meminimalisasi Defect di PT. ABC,” Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik , vol. 2, no. 1, pp. 34–44, Jan. 2024, doi: 10.61132/venus.v2i1.79.

[9] N. Sholikin, B. Nugrahadi, A. Oktaviana Trisna Devi, and Y. Primasanti, “Penerapan Lean Six Sigma Dalam Upaya Mengurangi Waste Produk Cacat Pada Proses Produksi Cetak di PT XYC,” JIMSTEK, vol. 7, no. 01, pp. 85–94, 2025, doi: 10.47942/jimstek.v7i02.2106.

[10] S. Imam, N. Nahdah, and I. Yamin, “Analisis Pengendalian Kualitas Produk X Menggunakan Lean Six Sigma,” Jurnal Teknik Industri (JURTI), vol. 2, no. 2, pp. 104–112, 2023.

[11] F. Y. Rochmatullah and Rusindiyanto, “ITEJ Information Technology Engineering Journals Application of Six Sigma and FMEA Methods for Defect Reduction in Woven Bag Production,” Information Technology Engineering Journals, vol. 10, no. 1, pp. 119–131, 2025.

[12] N. Iman Muvidah, E. Wuryaningtyas Yunitasari, and Kusmendar, “Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Lean Six Sigma dan Fuzzy FMEA Dalam,” Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material, vol. 7, no. 2, pp. 86–95, 2023, doi: 10.09.2023.

[13] M. F. N. Mohammad Faisal Nurfaizi and Widya Setiafindari, “Upaya Perbaikan Kualitas Produk Dengan Metode Six Sigma dan FMEA di PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri,” JURNAL Ilmiah Teknik Industri dan Inovasi, vol. 2, no. 4, pp. 1–16, Oct. 2024, doi: 10.59024/jisi.v2i4.803.

[14] N. Dwi Purnomo, I. Mindhayani, and I. Permatasari, “Analisis Kualitas Produksi Flends Menggunakan Metode Six Sigma Dan FMEA,” Jurnal Rekayasa Industri (JRI), vol. 5, no. 2, pp. 99–107, 2023.

[15] G. Adi Nugraha, “Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat pada Part ARB Menggunakan Lean Six Sigma dengan Konsep DMAIC,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 8, no. 13, pp. 140–148, 2022, doi: 10.5281/zenodo.6961496.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Fadhillah, R. ., Wahyudin, Hidayati, N., & Sumitra, N. R. (2026). Pendekatan Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) Berbasis Six Sigma Untuk Mengurangi Cacat Produksi di PT XYZ. Matrik : Jurnal Manajemen Dan Teknik Industri Produksi, 26(2), 241–250. https://doi.org/10.30587/matrik.v26i2.11350

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.