PENGARUH BURNOUT SYNDROME TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA TENAGA KESEHATAN” (Studi Kasus Di RSU Rachmi Dewi Gresik)
PENGARUH BURNOUT SYNDROME TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA TENAGA KESEHATAN” (Studi Kasus Di RSU Rachmi Dewi Gresik)
Keywords:
Burnout Syndrome, Turnover Intention, Rumah Sakit, Tenaga KesehatanAbstract
Latar Belakang: Burnout syndrome merupakan salah satu risiko psikososial yang banyak dialami tenaga kesehatan akibat tingginya tuntutan pekerjaan, beban emosional, serta jam kerja yang panjang. Kondisi tersebut dapat menurunkan kualitas pelayanan, produktivitas, dan meningkatkan keinginan tenaga kesehatan untuk meninggalkan pekerjaannya (turnover intention). Data RSU Rachmi Dewi Gresik menunjukkan angka pergantian tenaga kesehatan yang melebihi standar rumah sakit sehingga perlu dilakukan kajian mengenai pengaruh burnout syndrome terhadap turnover intention.
Tujuan Penelitian ini menganalisis pengaruh burnout syndrome terhadap turnover intention pada tenaga kesehatan di RSU Rachmi Dewi Gresik.
Metode Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 61 tenaga kesehatan, dengan sampel sebanyak 53 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengambilan sampel dilakukan sesuai kriteria inklusi, sedangkan data dikumpulkan menggunakan kuesioner burnout syndrome dan turnover intention. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara burnout syndrome terhadap turnover intention pada tenaga kesehatan di RSU Rachmi Dewi Gresik (p-value = 0,001). Semakin tinggi tingkat burnout syndrome yang dialami tenaga kesehatan, semakin tinggi pula kecenderungan turnover intention.
Kesimpulan penelitian ini adalah burnout syndrome berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Disarankan kepada manajemen rumah sakit untuk melakukan upaya pencegahan burnout melalui pengelolaan beban kerja, dukungan organisasi, program manajemen stres, serta peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan guna menekan turnover intention.



