Pengaruh Kecepatan Pengadukan Terhadap Kualitas Biodiesel Dengan Menggunakan Biosorben Tempurung Kelapa

Authors

  • Ofi Yulia Tasnim Putri Wardani wardani Universitas Muhammadiyah Gresik
  • Fiska Yohana Purwaningtyas Purwaningtyas Universitas Muhammadiyah Gresik

Keywords:

Biodiesel; Minyak Jelantah; Tempurung kelapa; Transesterifikasi; Variasi kecepatan pengadukan

Abstract

Krisis energi global dan dampak lingkungan dari bahan bakar fosil mendorong pengembangan biodiesel yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini memanfaatkan minyak kelapa bekas sebagai bahan baku biodiesel dengan tempurung kelapa yang diolah menjadi arang aktif. Fokus penelitian adalah untuk mengevaluasi kualitas biodiesel berdasarkan variasi kecepatan pengadukan (200,
300, 400, 500, dan 600 rpm) dalam proses transesterifikasi. Sebelum adsorpsi, kadar asam lemak bebas minyak jelantah tercatat 1,8% dan berhasil diturunkan menjadi 0,07%, memenuhi standar SNI 8904:2020. Biodiesel yang dihasilkan memiliki angka asam 0,5% pada kecepatan pengadukan 200 rpm, sesuai batas maksimum SNI 7182:2015. Hasil uji viskositas berkisar antara 3 hingga 3,3 cSt, dan densitas berada di rentang 884 hingga 887 kg/m³. Semuanya memenuhi standar. Kondisi terbaik didapatkan pada variasi
kecepatan pengadukan 400 rpm, dengan yield biodiesel tertinggi mencapai 87,098%

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

wardani, O. Y. T. P. W., & Purwaningtyas, F. Y. P. (2026). Pengaruh Kecepatan Pengadukan Terhadap Kualitas Biodiesel Dengan Menggunakan Biosorben Tempurung Kelapa. Jurnal Integrasi Proses Dan Lingkungan, 2(2). Retrieved from https://journal.umg.ac.id/index.php/jipl/article/view/11050

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.