Analisis Komparatif Metode Ekstraksi Minyak Atsiri Sereh (Cymbopogon sp.): Review

Authors

Keywords:

minyak atsiri sereh, ekstraksi, destilasi uap, cymbopogon sp., optimasi parameter

Abstract

Sereh (Cymbopogon sp.) merupakan tanaman aromatik yang berpotensi sebagai sumber minyak atsiri untuk industri kosmetik, farmasi, dan makanan. Artikel review ini menganalisis berbagai metode ekstraksi minyak atsiri sereh berdasarkan 15 literatur primer yang diterbitkan pada periode 2015-2024. Metode yang dikaji meliputi destilasi uap, maserasi, ekstraksi pelarut, dan metode kombinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa destilasi uap menghasilkan rendemen dan kualitas minyak atsiri terbaik, dengan kisaran rendemen tertinggi (94,38%), kadar sitronelal (27,87-55,78%), dan geraniol (11,85-22,77%). Secara comparatif, metode maserasi dengan pelarut metanol menghasilkan rendemen 11,64%, lebih tinggi daripada n-heksana (5,08%). Minyak atsiri yang dihasilkan dari berbagai metode tersebut memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), ditunjukkan dengan parameter bobot jenis (0,8819) dan indeks bias (1,46). Disimpulkan bahwa optimasi parameter operasi seperti waktu, suhu, dan jenis pelarut merupakan faktor kunci yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas minyak atsiri sereh.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Agus Aktawan, Universitas Ahmad Dahlan

Program Studi Teknik Kimia

Tirsyah Kamelia Samang, Universitas Ahmad Dahlan

Program Studi Teknik Kimia

Downloads

Published

2025-11-06

How to Cite

Aktawan, A., & Kamelia Samang, T. (2025). Analisis Komparatif Metode Ekstraksi Minyak Atsiri Sereh (Cymbopogon sp.): Review. Jurnal Integrasi Proses Dan Lingkungan, 2(2). Retrieved from https://journal.umg.ac.id/index.php/jipl/article/view/10767

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.