Implementasi Program Membatik Semprot Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v3i1.12732Keywords:
Membatik Semprot, Kreativitas, Anak Usia Dini, Budaya LokalAbstract
Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program membatik semprot sebagai salah satu strategi dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini di PAUD Dahlia Tebalo dan RA Muslimat NU 031 Al Islamiyah Tebalo. Kreativitas merupakan aspek penting yang harus distimulasi sejak dini karena berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, motorik, sosial, dan emosional anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru serta anak kelompok B yang terlibat dalam kegiatan membatik semprot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membatik semprot dapat menstimulasi anak untuk bereksplorasi dengan warna, bentuk, dan motif sesuai imajinasi mereka. Anak tampak antusias, lebih percaya diri, dan menunjukkan peningkatan dalam keterampilan motorik halus serta kemampuan berinovasi. Guru berperan penting sebagai fasilitator dengan menyiapkan media, memberikan arahan, dan mendorong anak untuk bebas mengekspresikan ide. Kegiatan membatik semprot juga menjadi media pengenalan budaya lokal sekaligus melestarikan seni batik dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Dengan demikian, implementasi program ini terbukti efektif dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini, serta direkomendasikan untuk terus diterapkan dan dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan berakar pada budaya bangsa