EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR (HIPERTENSI DAN DIABETES) PADA LANSIA SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI DI DUSUN CINANDANG KABUPATEN MOJOKERTO
DOI:
https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v3i1.12785Keywords:
edukasi kesehatan, hipertensi, diabetes melitus, deteksi diniAbstract
Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes melitus, masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama pada kelompok lansia karena sering berkembang tanpa gejala yang jelas dan baru terdeteksi pada tahap lanjut. Rendahnya kesadaran masyarakat serta keterbatasan partisipasi dalam pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus mendukung deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus di Dusun Cinandang, Mojokerto. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 45 peserta melalui teknik accidental sampling. Intervensi meliputi edukasi kesehatan interaktif dan skrining gratis berupa pengukuran tekanan darah serta pemeriksaan gula darah sewaktu. Hasil menunjukkan 62,22% peserta termasuk kategori hipertensi dan 35,56% pra-hipertensi, sedangkan 8,89% memiliki kadar gula darah tinggi. Pemahaman dan partisipasi peserta juga meningkat setelah kegiatan. Disimpulkan bahwa edukasi berbasis komunitas yang dikombinasikan dengan skrining kesehatan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan mendukung deteksi dini PTM. Implementasi berkelanjutan dengan melibatkan kader kesehatan dan layanan Kesehatan setempat sangat direkomendasikan.