Author Guideline

TATA CARA PENULISAN

JOURNAL OF FOOD SAFETY AND PROCESSING TECHNOLOGY (JFSPT) 

Ketentuan Umum

  1. Naskah yang dikirimkan belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan berupa temuan penelitian atau kajian pustaka yang dilengkapi dengan gagasan dan implementasi khususnya kasus aktual dalam lingkup ilmu dan teknologi pangan
  2. Penerbitan dijadwalkan pada bulan April dan Oktober.
  3. Naskah untuk edisi mendatang harus diterima selambat-lambatnya 3 bulan sebelum jadwal penerbitan. Naskah akan dibuktikan oleh peer reviewer sebagai komite redaksi untuk memutuskan diterima atau tidaknya sebuah naskah .
  4. Naskah ilmiah yang dikirim ke editor dalam bentuk bahasa Indonesia harus disertai dengan abstrak dan kata kunci.
  5. Nama penulis harus disertai dengan alamat afiliasi lengkap dan email yang sesuai
  6. Naskah diketik di atas kertas A4 dengan margin atas, kiri, bawah, kanan 2,5 cm
  7. Font yang digunakan adalah Arial Narow 12 pt, dengan spasi adalah 1,15
  8. Naskah diketik dalam satu kolom (sesuai dengan format / template)
  9. Jarak penulisan antar baris adalah 1 (satu) spasi.
  10. Jika terdapat gambar / grafik diberi nomor gambar / grafik dengan judul ditulis di bawah gambar / grafik dengan jarak 1 (satu) spasi. Huruf yang digunakan adalah Arial Narow font 12 dengan teks berada pada bagian tengah.
  11. Tulisan gambar dalam tulisan Bold.
  12. Jika terdapat tabel, diberi nomor dan judul gambar serta ditulis di atas tabel dengan jarak 1 (satu) spasi. Huruf yang digunakan adalah Arial Narow font 12 dengan teks berada pada bagian atas dengan teks rata tengah. Tidak dalam bentuk jpeg, png ataupun dalam bentuk gabar lain (wajib dalam tabel yang diketik). Untuk keterangan bagian bawah tabel (jika ada) ditulis dengan Arial Narow font 10.
  13. Menggunakan alat seperti Mendeley untuk manajemen dan pemformatan referensi, dan pilih Format "APA" edisi 7th
  14. Memastikan bahwa naskah ilmiah yang disiapkan dan dikirim kepada editor menggunakan template Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT)
  15. Jumlah halaman dalam penulisan artikel minimal 9 halaman dan maksimal 17 halaman.
  16. Kesemuanya kegiatan dilakukan melalui open journal system (OJS Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT))
  17. Artikel yang diunggah tersebut akan diikuti oleh pernyataan tentang Pernyataan Etika Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT)

Format Penulisan Artikel Ilmiah

Naskah diketik dengan spasi `1.15 dan ditulis di atas kertas ukuran A4. Margin yang digunakan untuk setiap sisi adalah 2,5 cm. Jenis huruf yang digunakan adalah Arial Narow 12 point hanya pada satu sisi kertas. Jika terdapat gambar, maka keterangan gambar ditulis pada bagian bawah dan diberi nomor gambar dan keterangan gambar. Untuk tabel yang digunakan adalah tabel terbuka dengan nama tabel ditulis pada bagian atas tabel dengan menyebutkan tabel (urutan tabel) dan diberi keterangan nama tabel. Peletakan gambar dan tabel berada pada bagian tengah. Publikasi dalam jurnal ini terdiri dari 9 – 17 halaman termasuk gambar dan tabel. Berikut adalah struktur makalah penelitian:

1. Judul

Judul yang digunakan adalah dalam bentuk Bahasa Indonesia. Judul diketik menggunakan huruf Kapital hanya pada bagian awal kalimat dengan menggunakan huruf Arial Narow 12 Spasi Tunggal, Huruf Tebal. Judul bersifat sederhana, informatif dan mewakili makalah. Judul tidak melebihi 20 kata. Tidak menggunakan singkatan ataupun nama ilmiah.

2. Nama Penulis dan Institusi

Semua nama pengarang yang bersangkutan ditulis lengkap tanpa singkatan dan gelar. Jika penulis lebih dari satu, cantumkan kode numerik (1,2,3, …) di atas (superscript) nama belakang masing-masing penulis. Di bawah nama, tulis alamat yang sesuai (alamat institusi) dari nama yang ditulis berdasarkan kode numerik. Juga sertakan email terkait dari institusi yang memungkinkan kemungkinan kolaborasi dengan peneliti lain. Ditulis dengan font Arial Narow 11, Huruf Tebal.

3. Abstrak

Abstrak merupakan ringkasan yang ringkas dan mewakili keseluruhan isi dari artikel ilmiah. Abstrak harus ditulis dengan baik agar pembaca dapat memahami isi artikel tanpa perlu masuk lebih dalam ke artikel. Abstrak terdiri atas satu (1) paragraf dan hanya ditulis dalam bahasa Indonesia dengan judul ABSTRAK. Abstrak terdiri dari kalimat – kalimat yang tidak melebihi dari 250 kata dalam satu paragraf dengan gaya italic dengan spasi satu baris dengan font 10 dengan huruf Arial Narow. Abstrak memuat ringkasan semua poin penting dari artikel (berisi highlight pendahuluan / latar belakang, Metode Penelitian, Temuan / hasil termasuk data kuantitatif ynag menonjol dan terkait dengan judul, dan Kesimpulan) tanpa menyebutkan bab. Abstrak tidak mencantumkan tabel, ilustrasi, referensi, dan singkatan. Agar ringkas, hindari penulisan ulang judul pada badan abstrak.

4. Kata Kunci

Kata kunci merupakan kata-kata yang mengandung konsep utama yang dibahas dalam artikel. Kata kunci terdiri dari 3 – 6 kata. Kata kunci ditulis secara berurutan dari urutan khusus ke urutan umum. Kata kunci yang baik harus mewakili topik yang dibahas dan dapat digunakan oleh pembaca untuk menelusuri artikel secara elektronik.

5. Pendahuluan

Pendahuluan adalah pengenalan substansi artikel berdasarkan topik dan masalah dalam suatu penelitian, terutama latar belakang teoritis dan empiris dari proses penulisan artikel ilmiah. Pendahuluan mencakup arah, tujuan, dan signifikansi artikel yang eksplisit, sederhana, dan jelas. Hal ini bertujuan untuk menghindari penyesatan, pengertian, dan penafsiran substansi bagi pembaca. Dalam pendahuluan berisi penjelasan tentang latar belakang, masalah yang dianalisis, dan tujuan penelitian. Kalimat awal harus diinisialisasi dari satu ide sendiri, bukan mengacu pada ide orang lain. Presentasi harus koheren secara kronologis, di mana paragraf-paragrafnya memiliki korelasi yang logis. Kerangka tersebut juga harus disajikan secara sederhana dan berdasarkan konsep teori yang digunakan untuk menganalisis dan menginterpretasikan data, informasi, dan semua temuan. Sertakan karya terbaru dari peneliti atau penulis sebelumnya jika memungkinkan.

6. Metodologi

Dalam metodologi mencakup semua langkah atau tahapan yang digunakan dalam menulis makalah atau artikel ilmiah penelitian. Metodologi harus didasarkan pada metode yang digunakan dalam penelitian. Bagian metode memuat informasi teknis (uraian materi, teknik pengambilan sampel, prosedur, dan analisis data) dan dijabarkan secara lengkap jika metode yang digunakan masih baru. Untuk metode yang umum digunakan cukup dengan menyebutkan referensi saja. Prosedur penelitian tidak perlu ditulis dalam kalimat imperatif. Komposisi kimia yang sangat penting dan spesifik harus ditulis dengan menyebutkan perusahaan penghasil. Peralatan dasar seperti beker glas, erlenmeyer, tabung reaksi, gelas ukur, gelas kimia tidak perlu dituliskan spesifikasinya, peralatan khusus seperti timbangan digital, timbangan analitik, spektrofotometer, LC-MS, GC, HPLC, AAS dan sebagainya ditulis secara rinci untuk jenis spesifiknya. Hindari bentuk kalimat perintah dalam menguraikan prosedur. Semua kuantitas dituliskan dalam satuan yang baku dan konsisten. Jika menggunakan bahan kimia dinyatakan secara spesifik dilengkapi dengan kemurnian dan merknya, dituliskan dalam bentuk murninya atau precursor, bukan dalam bentuk larutan (contoh: H2SO(99%, MERCK), bukan seperti ini: H2SO4 1 N). Setiap langkah dinyatakan dengan jelas, termasuk jumlah ulangan; semua teknik/prosedur dinyatakan (sebut nama jika bakuan, atau uraian jika prosedur baru atau dimodifikasi. Tuliskan secara lengkap lokasi penelitian, jumlah responden, cara mengolah hasil pengamatan atau wawancara atau kuesioner, cara mengukur tolok ukur kinerja; metode yang sudah umum tidak perlu dituliskan secara detil, tetapi cukup merujuk ke buku acuan.

7. Hasil dan Pembahasan

Dalam pembahasan hasil penelitian tidak hanya memaparkan dari data yang diperoleh, tetapi juga harus mencakup interpretasi temuan / hasil dari penelitian dan korelasinya dengan temuan penelitian terdahulu yang tealah dipublikasikan sebelumnya. Penjelasan dalam hasil dan pembahasan harus sesuai dengan tujuan penelitian dan hipotesis yang direncanakan dalam penelitian. Pada bagian hasil dan pembahasan dilakukan analisis, interpretasi, dan pengembangan gagasan/argumentasi dengan mengkorelasikan gagasan dengan teori atau kajian sebelumnya. Hasil diskusi dan analisis harus menghasilkan generalisasi untuk pembahasan. Jika terdapat tabel dan gambar harus diberi nomor berurutan sesuai artikel.  Angka desimal ditulis dengan koma untuk Bahasa Indonesia; angka desimal disesuaikan dengan jenis analisisnya. Data yang disajikan dalam bentuk rata-rata dilengkapi dengan Standard Deviasi (SD) atau Standard Error of Mean (SEM).  Data yang disertai dengan analisis statistik yang sesuai, harus dilengkapi dengan informasi lengkap mengenai tata cara pengambilan sampel, pengulangan, dan metode statistik yang digunakan. Hasil seharusnya meringkas temuan atau findings daripada sekedar menyajikan data-data hasil penelitian secara detil. Jangan deskripsikan angka-angka (tabel/grafik) secara detil, tetapi lebih kepada menyajikan Temuan/Findings atau trend. Tuliskan data-data yang sudah terolah saja di artikel (dalam bentuk Tabel atau Grafik/Gambar tetapi tidak boleh keduanya untuk data yang sama. Boleh disajikan data statistik dan perbedaannya

8. Kesimpulan

Dalam kesimpulan ditulis secara kritis dan cermat dengan menggunakan sistem yang generalisasi (induktif). Nyatakan kesimpulan temuan dan pembahasan secara singkat, padat, tanpa urutan angka. Dalam kesimpulan juga tidak memerlukan kutipan dan analisis statistik

9. Ucapan terimakasih

Penulis dapat mengucapkan terima kasih kepada penyandang dana penelitian, lembaga, atau kontributor selama proses penelitian dalam ucapan terima kasih. Pada bagian ini harus ditulis lengkap tentang institusi penyandang dana penelitian.

10. Daftar Pustaka

  • Penulisan Referensi dalam artikel mengacu pada Gaya Kutipan Mendeley American Psychological Association (Format "APA") edisi 7th
  • Urutan sajian daftar kepustakaan disusun menurut abjad.
  • Tahun, Volume dan halaman naskah yang dikutip ditampilkan secara penuh.
  • Jika menggunakan sumber dari internet atau website wajib mencantumkan sumber, tanggal saat pengutipan dilakukan.
  • Sumber pustaka yang dignakan adalah dengan maksimal terbitan terbaru 10 tahun terakhir.
  • Jumlah pustaka yang digunakan minimal 15.
  • Jika naskah sumber yang digunakan terdapat nomor DOI (Digital Object Identifier, maka harus dituliskan lengkap.
  • Tambahkan minimal satu sumber pustaka dari artikel yang di publikasikan oleh JFSPT 

Contoh Penulisan kepustakaan.

  • Buku: Potter, N. N., & Hotchkiss, J. H. (2012). Food science. Springer Science & Business Media.
  • Jurnal: Patria, D. G., Sutrisno, A., Sukamto, S., & Lin, J. (2021). Process optimization in the development of porang glucomannan (Amorphophallus mulleri B.) incorporated into the restructured rice using a pasta extruder: physicochemical properties, cooking characteristics, and an estimated glycemic index. Food Science and Technology, 42, e03021.
  • Prosiding: Rahayu, L. F., & Murtini, E. S. (2019, July). The effect of carbonized merang as liquid colorant on the physics properties of noodles. In AIP Conference Proceedings (Vol. 2120, No. 1). AIP Publishing.
  • Website: com, (2023, 1 Juli), Toward Smart(er) Food Packaging, Diakses pada 17 juli 2023, https://www.ift.org/news-and-publications/food-technology-magazine/issues/2023/july/columns/packaging-toward-smarter-fresh-meat-packaging