Penguatan Digital UMKM Melalui Sosialisasi Dan Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB)
DOI:
https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v3i1.12724Keywords:
NIB, UMKM, Literasi Digital, Desa BrayublandongAbstract
Sebagian besar UMKM di Desa Brayublandong masih beroperasi di sektor informal tanpa memiliki legalitas usaha resmi, yang membatasi akses mereka terhadap ekosistem digital dan bantuan finansial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat daya saing digital UMKM melalui sosialisasi dan pendampingan teknis pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis risiko (OSS-RBA). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan pendampingan langsung (one-on-one assistance) kepada 3 pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kepemilikan NIB, di mana pelaku usaha kini memiliki identitas digital resmi yang dapat digunakan untuk pengajuan sertifikasi Halal dan pembukaan akun marketplace terverifikasi. Pendampingan secara intensif terbukti mampu mengatasi hambatan literasi digital masyarakat perdesaan. NIB berfungsi sebagai gerbang utama (digital passport) bagi UMKM Desa Brayublandong untuk bertransformasi dari usaha sektor informal menjadi entitas bisnis formal yang siap bersaing di pasar digital