DESAIN INOVASI MEJA LIPAT BERBASIS PRINSIP ERGONOMI SEBAGAI SOLUSI RUANG KERJA FLEKSIBEL
DOI:
https://doi.org/10.30587/justicb.v6i2.11207Abstract
Keterbatasan ruang pada hunian modern dan area kerja rumah tangga menuntut penggunaan furnitur yang fleksibel, efisien, dan ergonomis. Meja kerja konvensional yang tidak mempertimbangkan karakteristik fisik pengguna berpotensi menimbulkan postur kerja tidak alamiah dan meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi meja lipat berbasis prinsip ergonomi sebagai solusi ruang kerja fleksibel dengan pendekatan antropometri dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan ergonomi, meliputi identifikasi kebutuhan pengguna, pengumpulan data antropometri lima responden, penentuan Batas Kemampuan Bawah (BKB) dan Batas Kemampuan Atas (BKA), serta perancangan dimensi meja lipat sesuai zona kerja nyaman. Evaluasi ergonomi dilakukan melalui analisis postur kerja responden saat menggunakan meja lipat dengan metode REBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi utama meja lipat berada dalam rentang aman berdasarkan BKB–BKA, sehingga mampu mengakomodasi variasi tinggi badan pengguna. Nilai skor REBA yang diperoleh berada pada rentang 2–3 yang termasuk kategori risiko rendah, menandakan bahwa desain meja lipat tidak memerlukan tindakan perbaikan segera. Dengan demikian, meja lipat yang dirancang terbukti ergonomis, aman, dan layak digunakan sebagai solusi furnitur multifungsi pada ruang kerja atau dapur dengan keterbatasan ruang
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Zaidan Nasrullah, Muhammad Riyan Alaykhal Farikh, Nandika Ibrahim Ikwan, Purwanto, Hidayat, Efta Dhartikasari Priyana, Mega Rahayu Hardiyanti, Ezar Amrullah, Ma'had Wicaksono, Andrianto Gusti Pradana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



