Peran Orang Tua dalam Menguatkan Kemampuan Perlindungan Diri Anak Usia Dini dari Kekerasan melalui Storytelling Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.30587/jieec.v8i2.11821Abstract
This study aimed to analyze the role of parents in strengthening early childhood self-protection skills through family-based storytelling as an effort to prevent violence. This research employed a qualitative case study approach involving 10 children aged 5-6 years, 10 parents, and 2 teachers at TK Bina Insan Barabai. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using thematic analysis. The findings revealed that parents’ active involvement in storytelling activities improved children's self-protection abilities, including recognizing body boundaries, understanding risky situations, and confidently saying "no" to inappropriate treatment. Furthermore, storytelling strengthened emotional bonding between parents and children, enhanced children's self-confidence, and improved their communication skills in expressing discomfort. Consistency in delivering educational messages through stories was identified as a key factor in achieving positive outcomes. Therefore, family-based storytelling can serve as an effective preventive strategy to protect young children from various forms of violence.
Downloads
References
Adelia Putri Rahayu, Sartiah Yusran, & Fifi Nirmala. (2024). Studi Komparatif Peran Orang Tua terhadap Perilaku Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Sekolah antara SMAN 1 & SMAN 3 Kota Kendari Tahun 2024. Jurnal Ventilator, 3(1), 15–27. https://doi.org/10.59680/ventilator.v3i1.1590
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
Devita, Y., Puswati, D., Nita, Y., & Alfianur, A. (2023). Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Sejak Dini pada Anak dengan Metode Story Telling. ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 41–46. https://doi.org/10.30812/adma.v4i1.2849
Dewi, I. K., Haryati, E., & Chandra, A. (2023). Story Telling dan Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5531–5538. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5162
Diskominfo Kalsel. (t.t.). DP3AKB Kalsel Dorong Peningkatan RP3 dan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan TPPO. Portal Berita Kalimantan Selatan. Diambil https://diskominfomc.kalselprov.go.id/2025/09/23/dp3akb-kalsel-dorong-peningkatan-rp3-dan-pencegahan-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-tppo/?utm_source=chatgpt.com
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1).
Handayani, S. R., & Kurniawaty, L. (2022). Pengaruh Metode Bercerita terhadap Kecerdasan Emosi Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun di Tk Tahfidz Yarqi, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 1(3), 48–55. https://doi.org/10.57250/ajpp.v1i3.103
Hayati, N., & Zurianti, N. A. (2024). Implementasi Pembelajaran Science, Technologi, Engineering, Arts, & Mathematic (STEAM) dengan Memanfaatkan Media Loose Parts. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 100–113. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.306
Iza Agna Batian & Hartanto. (2024). Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Dampak Dan Upaya Perlindungan. IJOLARES : Indonesian Journal of Law Research, 2(2), 32–41. https://doi.org/10.60153/ijolares.v2i2.48
Madya Gerda, M., & Syamsuddin, A. (2023). Save-Child Application to Introduce Self-Protection to Children: Preliminary Study of Website-Based Learning Media. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 17(2), 347–362. https://doi.org/10.21009/JPUD.172.11
Nurfitriyanie, N., & Salim, R. M. A. (2023). Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak 7-8 Tahun melalui Program Pelatihan Perlindungan Diri (P3D). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2708–2720. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4433
Parwati, D., & Roslan, S. (t.t.). Peran Orang Tua Dalam Mencegah Terjadinya Kekerasan Seksual Pada Anak.
Prastini, E. (t.t.). Kekerasan Terhadap Anak dan Upaya Perlindungan Anak Di Indonesia.
Renteng, S., Simanjuntak, S. R., & Mapaly, H. A. (2025). Cegah Kekerasan Seksual Kepada Anak: Pelatihan Metode Story Telling dan Aplikasi Ramah Anak Kepada Orang Tua dengan Anak Prasekolah. 7(2).
Sabani, F., & Bulu, M. (2026). Strategi Guru Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. 3.
Salsabila, G. N., & Scarvanovi, B. W. (2024). Storytelling Boneka Dalam Meningkatkan Personal Safety Skills Anak Usia Dini Sebagai Pencegahan Kekerasan Seksual. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 16(1), 87–102. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol16.iss1.art7
Saodi, S., Musi, M. A., Manggau, A., & Noviani, N. (2021). Metode Storytelling dengan Musik Instrumental untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak dan Berbicara Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 163–172. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1196
Syukri, M., & Endang, B. (t.t.). Penerapan Pendekatan Scaffolding Dalam Pengembangan Keterampilan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun.
Wildiana, A. R. R., & Al Baqi, S. (2025). Peran Guru sebagai Fasilitator dan Motivator dalam Pengembangan Prososial Anak Usia Dini di TK Purworejo Geger Madiun. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 11(2), 143–158. https://doi.org/10.18592/jea.v11i2.16643
Yulia, Y. H., Aini, N., & Sabaruddin, E. E. (2022). Metode Storytelling Untuk Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Sekolah Di Paud. LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 23–28. https://doi.org/10.53860/losari.v4i1.81
Zamzam, R., & Elmita, L. (2025). Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia 3-4 tahun dengan Metode Storytelling di TK Aisyiyah 12 Setiabudi Pamulang.



