Efektivitas Metode Bercerita Dalam Meningkatkan Kompetensi Berbicara Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.30587/jieec.v8i1.11591Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bercerita dalam meningkatkan kompetensi berbicara anak usia dini usia 5–6 tahun pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kemampuan berbicara merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa anak yang berpengaruh terhadap kesiapan akademik, interaksi sosial, dan perkembangan emosional. Namun, masih banyak anak yang mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pendapat, menjawab pertanyaan, dan berkomunikasi secara lisan dengan percaya diri. Metode bercerita dipilih sebagai strategi pembelajaran karena mampu memberikan stimulasi bahasa secara kontekstual, interaktif, dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 40 anak usia 5–6 tahun yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan menggunakan metode bercerita selama delapan kali pertemuan, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, tes performa lisan, dokumentasi, dan lembar penilaian kemampuan berbicara. Data dianalisis menggunakan uji perbandingan hasil pretest dan posttest serta analisis peningkatan kemampuan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita efektif dalam meningkatkan kompetensi berbicara anak usia dini. Anak pada kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol, terutama pada aspek keberanian berbicara, kelancaran berbicara, penguasaan kosakata, kemampuan menjawab pertanyaan, dan kemampuan menyusun kalimat sederhana. Temuan ini menegaskan bahwa metode bercerita dapat menjadi strategi pedagogis yang efektif dalam pembelajaran bahasa pada anak usia dini.



