Bermain Ular Tangga Anti Bullying pada Anak Usia Sekolah

Authors

  • Syiddatul Budury Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Nur Hidaayah Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30587/ijcdh.v6i01.10620

Keywords:

Anak, Bullying, Ular tangga

Abstract

Bullying pada anak usia sekolah sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti mengejek, menghina temannya bahkan memukul secara fisik. Pemahaman tentang bullying tidak cukup hanya diberikan edukasi namun diperlukan tindakan yang secara kontinyu bisa mengubah pemahaman menjadi perilaku baru. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menguatkan pemahaman anak usia sekolah tentang bullying dalam kehidupan sehari-hari dengan bermain ular tangga anti bullying. Kegiatan dilakukan pada 15 anak yang tergabung di Taman Pendidikan Al-Qur’an Ar-Rasyid Bangkalan dengan memberi edukasi terkait bullying dilanjutkan dengan bermain ular tangga anti bullying untuk mengevaluasi pemahaman. Hasil evaluasi menunjukkan semua anak (100%) bisa menjawab pertanyaan dan atau pernyataan yang ada di kotak-kotak ular tangga dengan baik. Bermain ular tangga tidak hanya mampu meningkatkan dan menguatkan pemahaman tentang bullying tetapi juga dapat memperkuat pertumbuhan motorik kasar serta memperkokoh komunikasi dan interaksi sosial anak. Guru dan orang tua perlu mengajarkan dan memberikan permainan yang menjunjung sportivitas yang dapat meningkatkan komunikasi sehat antar anak sehingga bullying bisa diminimalisir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Z. A.-Z. Rahmadhanti, ‘Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Bullying di SMPN 18 Tangerang’, Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, vol. 8, no. 2, pp. 739–754, Jul. 2025, Accessed: Nov. 16, 2025. [Online]. Available: https://doi.org/10.59027/alisyraq.v8i2.1006

[2] I. C. Relva, A. P. Monteiro, M. Simões, O. M. Fernandes, and M. Alarcão, ‘School Bullying’, in The Palgrave Handbook of Global Social Problems, Cham: Springer International Publishing, 2023, pp. 1–17. doi: 10.1007/978-3-030-68127-2_33-1.

[3] R. Eni, S. H. Siagian, and H. Rinancy, ‘Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku bullying pada anak usia sekolah: A systematic literature review’, Holistik Jurnal Kesehatan, vol. 19, no. 3, 2025.

[4] B. Saptono, ‘How Does Bullying Happen in Elementary School?’, Jurnal Prima Edukasia, vol. 10, no. 2, pp. 187–193, Jul. 2022, doi: 10.21831/jpe.v10i2.50364.

[5] L. A. J. Oktavia, O. Zativalen, and A. I. Kharisma, ‘Studi Kasus Dampak Sikap Percaya Diri Siswa Korban Bullying di Sekolah Dasar’, Jurnal Kiprah Pendidikan, vol. 4, no. 3, pp. 585–591, Jul. 2025, Accessed: Nov. 16, 2025. [Online]. Available: https://doi.org/10.33578/kpd.v4i3.p585-591

[6] S. Budury, N. Hidaayah, N. Purwanti, F. Keperawatan, and D. Kebidanan, ‘Meningkatkan Awareness Tentang Bullying Pada Anak Usia Sekolah’, Martabe Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 7, no. 8, 2024, doi: 10.31604/jpm.v7i8.2784-2787.

[7] D. Oktaviany and Z. H. Ramadan, ‘Analisis Dampak Bullying Terhadap Psikologi Siswa Sekolah Dasar’, Jurnal Educatio FKIP UNMA, vol. 9, no. 3, pp. 1245–1251, Jul. 2023, doi: 10.31949/educatio.v9i3.5400.

[8] Firmadona, ‘Efektivitas Permainan Interaktif Ular Tangga terhadap Pencegahan Terjadinya Bullying Pada Anak Sekolah Dasar’, Jurnal Riset Pendidikan Dasar, vol. 6, no. 1, 2025, doi: 10.30595/jrpd.v6i1.25930.

[9] R. I. Wati, S. S, and R. W. A. Sah, ‘Siswa sekolah dasar menggunakan game “new family 100” untuk mengembangkan vocabulary, bagaimana kegiatan implementasinya?’, Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, vol. 1, no. 2, Sep. 2023, doi: 10.61650/jptk.v1i2.220.

[10] N. D. Nurdianawati, ST. Y. Slamet, and M. Indriayu, ‘Design of the gamifying anti-bullying education: a transformative approach with the giant snakes and ladders bullying game’, Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), vol. 12, no. 1, pp. 18–28, Apr. 2025, doi: 10.26555/jpsd.v12i1.a30604.

[11] A. Imaddudin, I. Saripah, and I. Muqoddas, ‘Building a Bullying-Free School Culture through The Game “Detective Bull”’, Jurnal Abmas: Media Informasi Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 25, no. 1, pp. 101–118, Jun. 2025, Accessed: Nov. 16, 2025. [Online]. Available: https://doi.org/10.17509/abmas.v25i1.85903

[12] N. I. Maulidah, I. A. Rohmah, A. I. Wardani, and E. D. Priyana, ‘Tanamkan Empati Sejak Dini Melalui Sosialisasi Stop Bullying dengan Menggunakan Animasi di UPT SDN 290 Gresik’, Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH), vol. 5, no. 02, p. 61, May 2025, doi: 10.30587/ijcdh.v5i02.9704.

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Budury, S., & Hidaayah, N. (2025). Bermain Ular Tangga Anti Bullying pada Anak Usia Sekolah. Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH), 6(1), 1–4. https://doi.org/10.30587/ijcdh.v6i01.10620

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.