Perbaikan Mesin Diesel Cummins KTA 38 G5 Sebagai Penggerak Generator di Power Plant PPSDM MIGAS Cepu
DOI:
https://doi.org/10.30587/enigma.v2i1.9871Keywords:
Cummins KTA 38, maintenance, PLTDAbstract
Pembangkit listrik merupakan salah satu yang terdapat di PPSDM MIGAS Cepu yang
bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), Pembangkit Listrik
Tenaga Diesel (PLTD) adalah pembangkit listrik yang menggunakan mesin diesel
sebagai penggerak awal (prime mover). Prime merupakan peralatan yang mempunyai
fungsi untuk menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk memutar generator.
Unit pembangkit listrik merupakan unit yang memegang peranan penting di PPSDM MIGAS
dikarenakan memiliki tugas sebagai pendistribusi kelistrikan dan bekerja selama 24 jam
dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan di unit pembangkit listrik, kantor dan
terutama di unit Kilang serta unit yang lainnya. Komponen utama dalam mesin diesel
terdiri dari silinder liner, kepala silinder, torak (piston), batang engkol, poros engkol
, roda gila, poros nok, karter, sistem bahan bakar, ring piston dan juga memiliki beberapa
sistem pendukung meliputi Fuel injenction system, cool system, lubrication system,
dan air intake system. Masalah atau kegagalan yang ditemui selama penelitian adalah
ditemukannya beberapa masalah serius yang bisa berdampak pada kinerja mesin diesel,
diantaranya adalah suhu pendingin diatas normal dan terjadinya kerusakan pada
camshaft. Penyebab terjadinya kedua masalah tersebut berbeda-beda.
Suhu pendinginan di atas normal di sebabkan adanya kebocoran selang di salah
satu bagian, camshaft rusak dan penyebab keausan tersebut termakan usia dan
pelumasan kurang baik, dampak dari pecahnya sistem selang pendinginan di antaranya
adalah kinerja menurun dan over heat, sedangkan dampak dari camshaft rusak adalah
efisiensi dari camshaft menurun.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dimas Nanda Pamungkas, Alviani Permata Ningtyas, S.T., M.Sc.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.