EVALUASI SCHEDULE LINTEL SET UNTUK TEROWONGAN BAWAH TANAH
DOI:
https://doi.org/10.30587/enigma.v2i1.9860Keywords:
Manajemen proyek, Kurva s, Lintle set.Abstract
Penjadwalan (scheduling) merupakan salah satu aspek paling krusial dalam manajemen
proyek kontruksi. Penerapan metode kurva-s dalam monitoring dan pengendalian jadwal proyek
merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi efektivitas dalam memantau kemajuan proyek.
Kurva-s digunakan sebagai alat visual untuk memetakan progres aktual di bandingkan dengan
rencana yang telah ditetapkan. Data yang di peroleh melalui laporan harian dievaluasi dan diplot
pada kurva-s untuk memberikan gambaran visual mengenai proyek. Dari kurva S perencanaan
dan aktual mulai terjadi deviasi pada hari ke 2. Hal ini dikarenakan karena keterlambatan
pengiriman material dan kondisi cuaca tidak yang tidak mendukung. Selisih deviasi antara
rencana dan aktual terdapat terbesar terdapat pada hari ke 9 dengan selesih 2,59. Dari selisih
tersebut, dilakukan penambahan operator pada proses fit up drilling dan welding di hari ke 10
untuk menyelesaikan proyek sesuai rencana awal. Melalui penerapan kurva-s, tim management
proyek dapat dengan cepat mengidentifikasi dan mengatasi penyebab keterlambatan, termasuk
penyesuaian alokasi sumber daya dan percepatan aktivitas kritis. Laporan ini menunjukan bahwa
penggunaan kurva s sebagai alat kontrol dan monitoring dapat membantu dalam pengambilan
keputusan yag lebih cepat dan efektif terutama dakam menjaga agar proyek tetap berada pada
jalur yang di rencanakan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rengga wijaya, Ilham Arifin Pahlawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.