PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA TERINTEGRASI BERBASIS ALGA MERAH DI LAHAN SUBOPTIMAL DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v8i1.11417Abstract
Kawasan pesisir Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menghadapi permasalahan lahan suboptimal akibat salinitas tinggi, degradasi lingkungan, dan rendahnya kualitas unsur hara, yang berdampak pada rendahnya produktivitas usaha budidaya masyarakat pesisir. Di sisi lain, wilayah ini memiliki potensi pengembangan alga merah yang adaptif terhadap kondisi pesisir serta bernilai ekonomi tinggi. Pendekatan budidaya terintegrasi berbasis alga merah menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan, keberlanjutan lingkungan, dan diversifikasi pendapatan. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi budidaya terintegrasi berbasis alga merah di lahan suboptimal, meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan petani pesisir, serta mengevaluasi dampaknya terhadap produktivitas dan ketahanan pangan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, identifikasi karakteristik lahan, alih teknologi melalui pelatihan dan pendampingan, serta penerapan demonstration plot (demplot) bersama mitra Kelompok Tani Pemuda Muhammadiyah. Evaluasi dilakukan secara partisipatif dengan menilai aspek teknis budidaya, respons mitra, dan potensi keberlanjutan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan suboptimal pesisir Ujungpangkah berpotensi dimanfaatkan untuk budidaya alga merah secara terintegrasi. Mitra menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis budidaya, serta antusiasme tinggi dalam implementasi teknologi. Penerapan sistem terintegrasi memberikan manfaat berupa optimalisasi pemanfaatan lahan, diversifikasi usaha, dan penguatan kapasitas kelembagaan kelompok. Meskipun terdapat kendala teknis terkait fluktuasi kualitas lingkungan dan keterbatasan sarana pendukung, model budidaya yang diterapkan dinilai adaptif dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Secara umum, kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan petani pesisir dan mendukung ketahanan pangan berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.

