PELESTARIAN BUDAYA GRESIK MELALUI KEGIATAN PEMBUATAN DAMAR KURUNG DI SD NEGERI 138 GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v3i1.12132Abstract
Damar kurung sebagai seni tradisional khas Gresik memiliki nilai estetika dan budaya tinggi, namun keberadaannya kian terancam oleh arus modernisasi. Kondisi ini menuntut adanya upaya pelestarian melalui pendidikan dasar. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Gresik melaksanakan kegiatan pembuatan kerajinan damar kurung di SD Negeri 138 Gresik sebagai langkah untuk mengenalkan budaya lokal sekaligus menumbuhkan kreativitas siswa. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 1 hingga 3 dengan jumlah 64 peserta. Siswa diberikan sketsa damar kurung yang kemudian mereka warnai sesuai kreativitas masing-masing, lalu dirangkai menjadi lampion tradisional. Metode yang digunakan adalah demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan intensif agar pembelajaran lebih konkret dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan siswa mampu menghasilkan karya dengan motif unik yang mencerminkan kearifan lokal, serta memperoleh manfaat edukatif berupa peningkatan keterampilan motorik halus, kemampuan bekerja sama, dan rasa bangga terhadap budaya daerah. Dengan demikian, pembuatan damar kurung terbukti efektif sebagai media pelestarian budaya sekaligus penguatan karakter siswa sekolah dasar.