ANALISIS RISIKO ERGONOMI BARISTA MENGGUNAKAN METODE REBA DI BELI KOPI GRESIK
Abstract
Pekerja barista memiliki beban kerja fisik yang tinggi akibat aktivitas kerja cepat, berulang, dan postur tubuh yang sering tidak netral. Kondisi tersebut diperkuat oleh faktor lingkungan kerja seperti paparan panas mesin, pencahayaan yang kurang optimal, kelembapan ruang, paparan bahan kimia ringan, serta faktor biologi dari bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko ergonomi menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) serta mengkaji keterkaitan faktor lingkungan fisika, kimia, dan biologi terhadap potensi Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada barista Beli Kopi GKB Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif kuantitatif melalui pengamatan postur kerja pada sembilan aktivitas utama, dokumentasi visual, dan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas memiliki skor REBA 6–8 yang termasuk kategori risiko sedang hingga tinggi, dengan keluhan dominan pada punggung bawah, bahu, leher, dan pergelangan tangan. Faktor lingkungan terbukti berperan sebagai penguat risiko ergonomi. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan ergonomi dan pengendalian lingkungan kerja secara terpadu untuk menurunkan risiko MSDs
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rury Cahya Utami, Yeti Silvia Safitri, M. Rangga Ramadhani, M. Daffa Fahrezi, Putra Windy Januar, Rahmad Dicko Saputra, Purwanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



