ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK BIBIT UDANG VANAME MENGGUNAKAN PENDEKATAN HOUSE OF RISK (HOR)
DOI:
https://doi.org/10.30587/justicb.v6i2.11225Abstract
Keberhasilan budidaya udang vaname sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan kualitas bibit sebagai input utama produksi. Rantai pasok bibit udang vaname memiliki tingkat kompleksitas dan ketidakpastian yang tinggi sehingga rentan terhadap berbagai risiko, baik pada tahap perencanaan, pengadaan, produksi, maupun distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian risiko (risk event), agen risiko (risk agent), serta merumuskan strategi mitigasi risiko pada rantai pasok bibit udang vaname dengan menggunakan pendekatan House of Risk (HOR). Penelitian dilakukan di UD. Syaikhul Berkah, Dusun Lawo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Metode SCOR digunakan untuk memetakan aktivitas rantai pasok, sedangkan HOR fase I dan fase II digunakan untuk menentukan prioritas risiko dan strategi mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko dominan berasal dari kualitas bibit, manajemen kualitas air, serta keterlambatan distribusi. Strategi mitigasi prioritas difokuskan pada peningkatan pengendalian kualitas, perbaikan koordinasi dengan pemasok, dan standarisasi prosedur operasional. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi pelaku usaha pembibitan udang dalam meningkatkan keandalan rantai pasok
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Habib Fahrizal Ali, Akhmad Wasiur Rizqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



