ROOT CAUSE ANALYSIS DAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS PENURUNAN PRODUKSI UAP YANG DIHASILKAN HRSG (HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR)
Keywords:
Analytical Hierarchy Process (AHP), Root Cause Analysis (RCA), Heat Recovery Steam Generator (HRSG), Dry Ice CleaningAbstract
Listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi masyarakat Indonesia, baik di sektor rumah tangga maupun industri. Berdasarkan Laporan Tahunan PT PLN tahun 2021, konsumsi listrik nasional mengalami pertumbuhan sebesar 5,3%. PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), anak perusahaan PT PLN (Persero), melalui Unit Pembangkitan Gresik (UP Gresik), menyuplai sekitar 27% kebutuhan listrik Jawa Timur melalui Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU). Salah satu aspek penting dalam operasional PLTGU adalah sistem Perencanaan dan Pengendalian (Rendal) Operasi yang bertugas mengevaluasi efisiensi pembangkit. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan adanya penurunan produksi uap pada Heat Recovery Steam Generator (HRSG), yang berdampak pada turunnya daya output turbin uap. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar permasalahan penurunan efisiensi HRSG serta menentukan solusi terbaik. Metode Root Cause Analysis (RCA) digunakan untuk menelusuri penyebab utama, sementara Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk pemilihan alternatif solusi berdasarkan kriteria teknis dan operasional. Hasil menunjukkan bahwa penyebab utama adalah akumulasi kerak atau slack pada fin dan tube HRSG yang menghambat perpindahan panas. Dari beberapa alternatif pemeliharaan yang dianalisis, metode Dry Ice Cleaning dipilih sebagai solusi terbaik karena memiliki skor tertinggi dalam penilaian AHP. Rekomendasi penelitian ini adalah penerapan pemeliharaan rutin menggunakan metode tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan pembangkit.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Taufik Adriansyah, Dzakiyah Widyaningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



