PENGARUH KEPADATAN TEBAR TERHADAP PROFIL SENYAWA BIOAKTIF DAN SIFAT FUNGSIONAL Gracilaria verrucosa PADA SISTEM BUDIDAYA LONGLINE DI TAMBAK

Authors

  • Andi Rahmad Rahim Program Studi Budidaya Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Gresik

DOI:

https://doi.org/10.30587/tropicrops.v8i2.11567

Abstract

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepadatan biomassa terhadap profil senyawa bioaktif dan sifat fungsional rumput laut Gracilaria verrucosa dalam sistem budidaya longline di tambak. Percobaan dilakukan selama 42 hari dengan empat perlakuan kepadatan awal, yaitu 100 g, 150 g, 200 g, dan 250 g, masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi kandungan polisakarida (agar), fenolik total, flavonoid total, serta pigmen (klorofil dan karotenoid). Data dianalisis menggunakan analisis varians satu arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter mengalami peningkatan hingga mencapai titik optimum pada perlakuan 200 g, kemudian cenderung menurun pada kepadatan yang lebih tinggi. Kandungan agar tertinggi mencapai 32.4%, fenolik total 3.7 mg GAE g⁻¹, flavonoid total 2.7 mg QE g⁻¹, dan pigmen total 3.25 mg g⁻¹. Pola ini menunjukkan bahwa kepadatan biomassa berperan dalam mengoptimalkan alokasi karbon ke dalam komponen struktural dan metabolit sekunder. Kepadatan yang terlalu tinggi menyebabkan penurunan efisiensi akibat kompetisi cahaya dan nutrien. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kepadatan 200 g merupakan kondisi optimal untuk menghasilkan keseimbangan antara produktivitas dan kualitas biokimia, serta memberikan implikasi penting dalam pengembangan strategi budidaya rumput laut berbasis kualitas.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-08-20

How to Cite

Andi Rahmad Rahim. (2025). PENGARUH KEPADATAN TEBAR TERHADAP PROFIL SENYAWA BIOAKTIF DAN SIFAT FUNGSIONAL Gracilaria verrucosa PADA SISTEM BUDIDAYA LONGLINE DI TAMBAK. TROPICROPS (Indonesian Journal of Tropical Crops), 8(2), 156–167. https://doi.org/10.30587/tropicrops.v8i2.11567

Issue

Section

Articles