STOP BULLYING, STOP KEKERASAN : SEBUAH SERUAN UNTUK GENERASI YANG LEBIH BAIK
DOI:
https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v3i1.12131Abstract
Perilaku agresif yang merugikan individu atau kelompok yang menjadi korban, merupakan tindakan bullying atau perundungan. Fenomena ini tidak hanya menjadi isu individual, tetapi juga dapat menciptakan dampak yang merugikan pada tingkat sosial dan psikologis, khusunya di lingkungan sekolah. Sosialisasi stop bullying bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif perundungan menggunakan Metode Participatory Action Research mengajak warga sekolah untuk berperan aktif mencegah dan membangun lingkungan yang bebas dari perilaku tersebut. Pelaksanaan sosialisasi ini dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi, pemutaran video edukatif, dan diskusi terbuka antara pemateri dan siswa. Kegiatan sosialisasi ini diadakan dengan harapan siswa dapat menjadi agen positif dalam mengatasi masalah bullying di sekolah. Pendekatan holisitik yang melibatkan seluruh komponen dalam lingkungan sekolah diperlukan untuk mengatasi permasalahan bullying sehingga di harapkan dapat diciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perilaku bullying.