INOVASI PEMBUATAN GUMMY HERBAL SEBAGAI SOLUSI BAGI ANAK YANG KURANG MENYUKAI REMPAH DI DESA WAHAS, KECAMATAN BALONGPANGGANG, KABUPATEN GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v3i1.12122Abstract
Desa Wahas, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Menghadapi tantangan kurangnya rasa minat anak-anak dari desa tersebut, terhadap rasa dari tanaman obat keluarga (Toga) karena rasa yang aneh dan jarang di jumpai. Tanaman obat keluarga (Toga) memiliki berbagai macam jenis dan rasa yang tidak familiar, seperti: jahe, kunyit, lengkuas, sereh, dan banyak lainnya. Program inovasi pembuatan permen gummy di rancang untuk meningkatkan pengenalan rasa serta manfaatnya yang alami kepada anak-anak tanpa perlu rasa khawatir. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, demonstrasi pembuatan gummy, dan edukasi manfaat kesehatan dari tanaman obat keluarga (Toga) kepada masyarakat, khususnya pada anak-anak dan ibu-ibu PKK. Hasil dari kegiatan menunjukkan antusias dalam pelatihan dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab terhadap produk olahan "Helicious". Simpulan dari program ini adalah bahwa inovasi gummy berbasis dari tanaman obat keluarga (toga) tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama pada ibu-ibu PKK, tetapi juga memberikan inovasi modern kepada mereka untuk mengenalkan tanaman obat keluarga (toga) kepada anak-anak agar anak-anak tetap dapat mendapatkan manfaat alami dari tanaman obat keluarga (toga) tersebut.