Literasi Digital sebagai Basis Pengembangan Berpikir Kritis Mahasiswa: Perspektif Filsafat Pendidikan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui perspektif filsafat pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji konsep literasi digital dan berpikir kritis serta relasinya dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dalam mengakses dan menggunakan informasi, tetapi juga mencakup dimensi kognitif dan reflektif yang berkontribusi signifikan terhadap pembentukan nalar kritis. Dalam kerangka filsafat pendidikan, integrasi teknologi perlu dipahami sebagai praksis pedagogis yang bersifat transformatif, bukan sekadar alat bantu pembelajaran. Oleh karena itu, desain pembelajaran berbasis teknologi harus diarahkan pada penguatan kemampuan analisis, evaluasi, dan refleksi mahasiswa. Artikel ini menegaskan bahwa literasi digital yang terintegrasi secara filosofis dan pedagogis berpotensi menjadi sarana strategis dalam mengembangkan berpikir kritis mahasiswa di era digital.