Literasi Digital sebagai Basis Pengembangan Berpikir Kritis Mahasiswa: Perspektif Filsafat Pendidikan

Authors

  • Rahmad Alkhadafi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indoensia
  • Mohamed Assoumani Universite Des Comores, Mvouni, Comoro

DOI:

https://doi.org/10.30587/jism.v1i2.11606

Keywords:

Literasi Digital, Pengembangan Berfikir Kritis, Filsafat Pendidikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui perspektif filsafat pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji konsep literasi digital dan berpikir kritis serta relasinya dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dalam mengakses dan menggunakan informasi, tetapi juga mencakup dimensi kognitif dan reflektif yang berkontribusi signifikan terhadap pembentukan nalar kritis. Dalam kerangka filsafat pendidikan, integrasi teknologi perlu dipahami sebagai praksis pedagogis yang bersifat transformatif, bukan sekadar alat bantu pembelajaran. Oleh karena itu, desain pembelajaran berbasis teknologi harus diarahkan pada penguatan kemampuan analisis, evaluasi, dan refleksi mahasiswa. Artikel ini menegaskan bahwa literasi digital yang terintegrasi secara filosofis dan pedagogis berpotensi menjadi sarana strategis dalam mengembangkan berpikir kritis mahasiswa di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-05-20

How to Cite

Rahmad Alkhadafi, & Mohamed Assoumani. (2026). Literasi Digital sebagai Basis Pengembangan Berpikir Kritis Mahasiswa: Perspektif Filsafat Pendidikan. Journal Islamic Studies of Muhammadiyah, 1(2), 64–71. https://doi.org/10.30587/jism.v1i2.11606

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.