STUDI ANALISIS RISIKO PADA MESIN SOLUTION PUMP 1150 DENGAN METODE FMEA DI PT. PERTAMINA EP SUKOWATI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kerusakan pada mesin Solution Pump 1150 di PT Pertamina EP Sukowati menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Mesin ini berperan penting dalam operasional industri minyak dan gas karena digunakan untuk mengalirkan larutan kimia dan mendukung kelancaran proses produksi. Kerusakan mesin dapat menyebabkan gangguan operasional, peningkatan biaya perawatan, dan downtime produksi sehingga diperlukan analisis risiko untuk menentukan prioritas penanganan. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, studi literatur, dan pengumpulan data kerusakan mesin. Data dianalisis menggunakan metode FMEA dengan menentukan nilai Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D) untuk menghitung Risk Priority Number (RPN). Nilai RPN digunakan untuk menentukan tingkat prioritas risiko yang harus segera ditangani. Hasil penelitian menunjukkan beberapa mode kegagalan utama, yaitu kerusakan bearing, umur bearing yang pendek, kebocoran seal, kekurangan oli, dan kesalahan pemasangan bearing. Nilai RPN tertinggi terdapat pada risiko R1 sebesar 40, diikuti R4 sebesar 32, R2 sebesar 20, dan R3 sebesar 15. Risiko dengan nilai tertinggi menjadi prioritas utama karena berdampak besar terhadap kinerja mesin dan kontinuitas produksi. Rekomendasi mitigasi meliputi pemasangan sensor getaran dan suhu, alignment dan pelumasan berkala, pemasangan sensor tekanan dan alarm level oli otomatis, serta monitoring kondisi bearing secara rutin. Penerapan rekomendasi tersebut diharapkan dapat menurunkan risiko kerusakan, meningkatkan efektivitas pemeliharaan, dan menjaga keandalan operasional mesin. Dengan demikian, metode FMEA efektif digunakan untuk menentukan prioritas perawatan secara preventif dan terstruktur
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahdan Zulfikar A’la Industri, Rohmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



