PENGARUH PERBEDAAN JENIS UMPAN PADA ALAT TANGKAP PANCING ULUR TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN TUNA (Thunnus spp.) DI PERAIRAN TANJUNG BENOA, BALI
DOI:
https://doi.org/10.30587/jpp.v9i1.11396Keywords:
Tuna, Hand Line, Bait Type, Catch Yield, Tanjung BenoaAbstract
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil tuna terbesar di dunia, dengan Tanjung Benoa sebagai salah satu pusat pendaratan tuna di Bali. Keberhasilan penangkapan tuna menggunakan pancing ulur sangat dipengaruhi oleh jenis umpan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan jenis umpan terhadap hasil tangkapan tuna (Thunnus spp.) di perairan Tanjung Benoa. Metode yang digunakan adalah experimental fishing dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan tiga perlakuan umpan, yaitu cumi-cumi, ikan layang, dan udang, masing-masing dengan sembilan kali ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis umpan berpengaruh signifikan terhadap jumlah dan berat hasil tangkapan tuna (p<0,05). Umpan cumi-cumi menghasilkan tangkapan tertinggi dengan total 74 ekor (528,24 kg), diikuti ikan layang sebanyak 49 ekor (362,63 kg), sedangkan umpan udang tidak menghasilkan tangkapan. Dengan demikian, cumi-cumi merupakan umpan paling efektif dalam penangkapan tuna menggunakan pancing ulur di perairan Tanjung Benoa.
Kata kunci: Tuna, Pancing Ulur, Jenis Umpan, Hasil Tangkapan, Tanjung Benoa.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putu Dellonik Regia Purwanasa, Sumaryam Sumaryam, Yusrudin Yusrudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








