Edukasi Kesehatan Berbasis Keluarga dalam Pencegahan Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Melitus

Authors

  • Nur Hamim Prgram studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Hafshawsty Zainul Hasan
  • Nafolion Nur Rahmat Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Hafshawaty Zainul Hasan

DOI:

https://doi.org/10.30587/ijcdh.v7i1.12530

Keywords:

Diabetes Melitus, Edukasi Kesehatan, Keluarga, Perawatan Kaki, Ulkus Diabetikum

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi kaki diabetik. Pencegahan ulkus diabetikum memerlukan pengetahuan, keterampilan perawatan kaki, deteksi dini, dan keterlibatan keluarga. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan, perilaku, keterampilan, kemampuan deteksi dini, dan keberdayaan keluarga dalam pencegahan Ulkus Diabetikum melalui edukasi kesehatan berbasis keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, dengan 26 peserta. Kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan keluarga melalui sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi dan redemonstrasi perawatan serta pemeriksaan kaki, pendampingan, media edukasi, dan evaluasi pre-post serta checklist observasi. Peserta terdiri atas 65,4% perempuan dan 34,6% laki-laki; kelompok usia terbanyak 51–60 tahun (50%) dan pekerjaan terbanyak petani (53,8%). Setelah intervensi, 84,6% peserta memahami pencegahan Ulkus Diabetikum, 80,8% melakukan perawatan kaki secara rutin, 76,9% mampu melakukan pemeriksaan kaki mandiri, dan 82,7% mampu mengenali tanda risiko Ulkus Diabetikum. Evaluasi juga menunjukkan penurunan risiko luka kaki dan peningkatan kemandirian keluarga dalam perawatan Diabetes Melitus. Edukasi kesehatan berbasis keluarga yang memadukan edukasi, demonstrasi, praktik, media sederhana, dan pendampingan dapat meningkatkan kapasitas keluarga dalam pencegahan Ulkus Diabetikum. Program berpotensi diintegrasikan ke kegiatan Posbindu dan pelayanan promotif-preventif Puskesmas.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Nur Hamim, Prgram studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Hafshawsty Zainul Hasan

Nur Hamim is a lecturer at the Department of Nursing, Universitas Hafshawaty Zainul Hasan, Indonesia. His research interests include community nursing, family nursing, diabetes mellitus management, and health promotion.

References

[1] Z. G. Abbas and A. J. M. Boulton, ‘Diabetic Foot Ulcer Disease in African Continent: “From Clinical Care to Implementation” – Review of Diabetic Foot in Last 60 Years – 1960 to 2020’, Diabetes Res. Clin. Pract., vol. 183, p. 109155, Jan. 2022, doi: 10.1016/j.diabres.2021.109155.

[2] N. Hamim, N. nur Rahmat, and A. Widhiyanto, ‘Effect of Gratitude Therapy and Psychological Well Being on Blood Glucose Levels Diabetes Mellitus Patients’, Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences, vol. 22, Jul. 2026, doi: 10.47836/mjmhs.22.s9.31.

[3] D. Prabawati and P. A. Ratnasari, ‘Efektifitas Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit X, Bekasi’, Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), vol. 6, no. 8, pp. 1592–1598, Aug. 2023, doi: 10.56338/mppki.v6i8.3538.

[4] X. Lin, X. Chen, Y. Li, S. He, H. Xie, and X. Zhou, ‘Cognitive Gaps and Educational Needs in Foot Self-Care Among Patients with Diabetic Foot from a Health Literacy Perspective: A Qualitative Study’, J. Tissue Viability, vol. 34, no. 4, p. 100960, Nov. 2025, doi: 10.1016/j.jtv.2025.100960.

[5] E. Soler Climent et al., ‘Identification of Phase Angle and Triglyceride-Glucose Index as Biomarkers for Prediction and Management of Diabetic Foot Disease’, Metabol. Open, vol. 23, p. 100315, Sep. 2024, doi: 10.1016/j.metop.2024.100315.

[6] L. N. Risdiyanti, J. S. D. Geraldo, L. Octaviani, U. Fernanti, and W. T. Kusuma, ‘Aplikasi Mobile Health sebagai Upaya Meningkatan Kualitas Pelayanan Keperawatan Anak dengan Penyakit Kronis pada Seting Home Hospital: Kajian Literatur’, Jurnal Teknologi Kesehatan (Journal of Health Technology), vol. 19, no. 1, pp. 23–26, Jan. 2024, doi: 10.29238/jtk.v19i1.1144.

[7] L. Hidayanti, L. D. Puspareni, A. Andang, and M. H. Nurzaman, ‘Edukasi Pemanfaatan Pangan Lokal Kaya Besi untuk Pencegahan Anemia Remaja Putri’, Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH), vol. 5, no. 01, pp. 6–12, Nov. 2024, doi: 10.30587/ijcdh.v5i01.8573.

[8] S. Dhouib, ‘Innovative Method to Solve the Minimum Spanning Tree Problem: The Dhouib-Matrix-MSTP (DM-MSTP)’, Results in Control and Optimization, vol. 14, p. 100359, Mar. 2024, doi: 10.1016/j.rico.2023.100359.

[9] J. Mwaisaka et al., ‘Enhancing Accountability in Maternal and Newborn Health Referrals Through a Network of Care: A Mixed Methods Implementation Research in Makueni, Kenya’, SSM - Health Systems, vol. 5, p. 100155, Dec. 2025, doi: 10.1016/j.ssmhs.2025.100155.

[10] X. Li et al., ‘Research Hotspots and Trends in Nursing for Diabetic Foot Ulcers: A Bibliometric Analysis from 2013 to 2023’, Heliyon, vol. 10, no. 16, p. e36009, Aug. 2024, doi: 10.1016/j.heliyon.2024.e36009.

[11] M. O. Shaughnessy and Dr. S. Kent, ‘Advancing Nursing Practice in Ireland: A Pathway of Care for Nurse-Led Integrated Venous Leg Ulcer Management’, Journal of Vascular Nursing, vol. 42, no. 2, pp. 110–114, Jun. 2024, doi: 10.1016/j.jvn.2024.02.003.

Downloads

Published

2026-10-27

How to Cite

Hamim, N., & Rahmat, N. N. (2026). Edukasi Kesehatan Berbasis Keluarga dalam Pencegahan Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Melitus. Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH), 7(1), 19–24. https://doi.org/10.30587/ijcdh.v7i1.12530